Karena Diguncang Hingga Premium Meluber Di Duga Jadi Sebab Motor Terbakar Di SPBU Pinrang

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24, Pinrang- Terkait insiden terbakarnya satu unit kendaraan roda dua (motor) milik Tahir, sesaat setelah mengisi BBM jenis Premium di SPBU Maccorawalie Pinrang, Rabu (12/01/2018) sore, pihak SPBU menuturkan berdasarkan keterangan para karyawan, insiden itu berawal saat pemilik motor mengisi premium Rp.15 ribu. Namum angka meteran belum sampai dinilai 15 ribu, tangki motor sudah penuh sehingga pemilik meminta agar tetap diisi sambil digoyang-goyangkan.

“Saat isi BBM, pemilik motor menggoyang goyangkan motornya hingga BBM nya keluar” ucap Ibrahim sang pemilik usaha SPBU.

Akibat dipaksakan itu, BBM sempat meluber keluar tangki dan merembes ke bodi motor. Setelah itu, pemilik mendorong motornya sedikit ke depan dan kemudian menyalakannya (Stater). Saat distater itulah, tiba-tiba muncul kobaran api yang membakar motor sehingga pemilik langsung mendorongnya menjauhi mesin pengisian.

“Ada percikan api, lalu warga teriak, dan pemilik motor panik hingga mendorong motornya sampai keluar Pom Bensin” jelasnya

saat melihat ada api lanjutnya petugas langaung bergegas mengambil tabung pemadam untuk memadamkan api yang melilit motor tahir, meski ada beberapa tabung rusak tapi petugas tetap berhasil memadamkan api yang terlajur melilit motor.

“Melihal hal itu, karyawan langsung tanggap mengambil tabung pemadam. Meski sempat ada yang rusak karena panik, namun tabung lainnya tetap terpakai untuk menyemprot kobaran api. Termasuk tabung pemadam milik Alfa Mart yang juga kita ambil karena itu masih termasuk inventaris SPBU,” jelasnya.

Belajar dari kejadian ini, Ibrahim menyatakan, pihaknya kembali mewanti-wanti agar karyawan SPBU jangan memberi toleransi jika ada kendaraan yang tangkinya sudah penuh namun tetap memaksakan kehendak untuk diisi.

“Saya sudah jadi korban saat SPBU kami terbakar beberapa waktu lalu disebabkan mesin mobil yang tidak dimatikan saat pengisian,”Sesalnya.

” Saya tidak mau itu terulang dan usaha saya masuk ke lubang yang sama. Jadi saya pastikan, kami mengelola SPBU sesuai protap standarisasi dengan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya

Diketahui, SPBU Maccorowalie ini sebelumnya juga pernah terbakar akibat kelalaian petugas dan pemilik kendaraan, sementara Terkait insiden kebakaran motor, pihak kepolisian masih melakukan lidik untuk mengetahui pasti penyebab kejadian itu.

“Anggota masih melakukan lidik, guna mengetahui penyebab pasti kebakaran” ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Suardi, saat dihubungi. Jum’at (12/01/2018).

Sementara Tahir, sang pemilik motor yang terbakar berharap agar semuanya bisa diketahui pasti. Pasalnya kendaraan milik tahir hangus terbakar.

“Mau di apa lagi kalau begini, sudah tidak punya motor karena sudah hangus terbakar” Ucap Tahir.