Sayuran Ini Sering Dijumpai di Pasar Indonesia, Namun Dilarang di Amerika

Reporter :
Editor : Lucky
Kangkung (foto: choysum)
Kangkung (foto: choysum)

Online24 – Siapa tak kenal sayuran Kangkung. Tanaman air ini adalah salah satu sayuran yang paling banyak ditemui di pasar tradisional dan di pasar swalayan di Indonesia.

Olahan kangkung juga biasa ditemui berbagai rumah makan di Indonesia. Dan tak bisa dipungkiri, hampir seluruh warga negara Indonesia menyukai kangkung.

Namun ada fakta mengejutkan tentang kangkung. Sayuran dengan nama latin Ipomoea aquatica forsk ini ternyata dilarang diperjualbelikan dan dikonsumsi di Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan daftar yang dikeluarkan oleh Federal Noxious Weed Act.

Federal Noxious Weed Act adalah sebuah badan di Amerika yang bertugas untuk mengawasi pertumbuhan dan penyebaran segala jenis tumbuhan di negera tersebut.

Di negara tersebut, kangkung dianggap masuk dalam tanaman yang berbahaya. Berdasarkan sebuah penelitian, benih, bunga, dan daun tanaman kangkung mengandung suatu senyawa yang disebut alkaloid ergoline.

Alkaloid selama berabad-abad telah digunakan banyak kebudayaan penduduk Meksico sebagai sebuah entheogen (sebutan senyawa psychoactive yang digunakan dalam kegiatan keagamaan atau spiritual) dan diklasifikasikan sebagai hallucinogens.

Jika diambil dalam jumlah besar, benih dari tanaman ini kabarnya mampu menghasilkan efek yang sama kuatnya dengan LSD (lysergic acid diethylamide). LSD sendiri di banyak negara, termasuk Indonesia, dikategorikan sebagai zat psikotropika dan dilarang peredarannya.

Di beberapa negara bagian Amerika , tanaman kangkung dinyatakan tetap boleh ditanam untuk konsumsi. Namun hal tersebut bersifat pribadi dan harus dengan seizin badan yang berwenang.(*)