Google Maps Kembali Beroperasi di Cina Setelah Diblokir Selama Delapan Tahun

Editor : Abd Aziz
Foto:  Nikkei
Foto: Nikkei

Online24, Hongkong – Aplikasi milik raksasa teknologi, Google Maps, dikabarkan kembali beroperasi di Cina setelah delapan tahun dilarang oleh pemerintah negri Tirai Bambu tersebut.

Dilansir dari Nikkei, Selasa (16/1/2018), aplikasi Google Maps tengah beramai-ramai jadi perbincangan masyarakat Cina lantaran kembalinya akses ke aplikasi asal Amerika Serikat itu.

Kembalinya aplikasi itu di Cina dibenarkan oleh Kepala Kebijakan Komunikasi Google untuk Asia Pasifik, Taj Meadows. Ia juga mengaku bahwa Google Maps tidak mengalami perubahan setelah dan sesudah di blokir.

“Ya, kami telah kembali. Namun, tidak ada yang berubah dari Google Maps di China,” ungkap Meadows, dikutip dari viva, Selasa (16/1/2018).

Sebelumnya, masyarakat di Cina menggunakan aplikasi peta yang dikeluarkan AutoNavi, yang berinduk perusahaan teknologi terbesar di negara itu, Alibaba Grup milik miliarder Jack Ma.

Meski demikian, kembalinya Google tidak membuat rencana China menjadi pusat teknologi kecerdasan buatan ( AI China Center ) terhenti.

Diketahui, Google telah mengumumkan akan membuka Google AI China Center untuk penelitian lebih lanjut tentang kecerdasan buatan, pada Desember 2017 lalu.(*/Arsal)