Tudingan Pro LGBT, Jeremy Teti: Kalau Keluarga Saya Sudah Mengerti

Editor : Aris Munandar
Jeremy Teti (int)
Jeremy Teti (int)

Online24, Jakarta – Beberapa hari ini, Jeremy Teti kembali menjadi perbincangan khalayak ramai. Bukan karena gaya lawakannya, tapi viralnya video lawas berisi pendapatnya yang dituding mendukung gerakan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Indonesia.

Karena potongan video sebuah program debat di salah satu televisi medio 2015 silam itu, kolom komentar Instagram Jeremy langsung dihujani hujatan tiada henti. Sampai ia memblokir akun-akun yang berbicara sudah kelewat batas.

Komentar negatif itu pun akhirnya dibaca oleh keluarga dari mantan presenter program berita Liputan 6 ini. Meski susah, ia akhirnya bisa menjelaskan bila hal tersebut merupakan konsekuensi dari menjari public figure.

“Kalau keluarga saya sudah mengerti. Cuma yang kasihan itu ponakan-ponakan saya yang kecil-kecil, mereka kan berteman dengan saya di Instagram. Yang masih SD sampai pada bertanya, ‘Om, Pakde, Paklek… itu banyak hujatan’. Saya jawab iya itu sudah resiko. Jadi nanti kalau kalian sudah gede, memilih profesi menjadi public figure, harus siap dengan mental dan fisik untuk dihujat. Itu adalah sebuah konsekuensi,” kata Jeremy seperti diberitakan Kapanlagi.com, Kamis (18/1/2018).

“Saya selalu berpikir positif terhadap siapa pun yang komentar tentang saya. Tapi mohon maaf ya, banyak yang saya blokir di Instagram. Kalau yang menyayangi saya, komentarnya masih sopan-sopan, wajar, masih bisa ditoleransi. Kalau sudah kata-kata kebun binatang, lubang kubur dikeluarin, ya mohon maaf saja, saya tidak bisa (menerima), siapa pun di dunia ini tidak bisa toleransi dengan hal-hal yang kayak gitu,” jelasnya.