Terkait Insiden Pendaftaran Berkas Perbaikan TIM IKRAR, KPU Sidrap Bilang Begini

Editor : Muhammad Tohir
Proses Pendaftaran Perbaikan Berkas Di KPU Sidrap Belum Lama Ini
Proses Pendaftaran Perbaikan Berkas Di KPU Sidrap Belum Lama Ini

Online24,Sidrap-Anggota Komisi Pemilihan Umumkabupaten sidrap mengklarifikasi insiden pendaftaran perbaikan berkas Tim Ikrar Ke KPU sidrap, Sabtu (20/01/2018) lalu, dimana berdasarkan kabar yang berhembus sempat terjadi berdebatan anatara Anggota KPU Sidrap dan Tim Ikrar.

Ketua KPU Sidrap, Dahlia menceritakan, Dimana saat Proses penyetoran perbaikan berkas dari tim IKRAR dan saat sudah masuk, ia menyampaikan kepada tim verfikasi,  apabila dokumen asli tidak sesuai dengan Photo Copy jangan diterima, dan sia menyampaikan jika ditemukan ada yang ganda maka d TMSkan sebelum turun kelapangan untuk verifikasi.

“ dan saat penyampaian itu LOnya berteriak, Santai Miki Bu Ketua, saya pun mengatakan, santai miki ini dek, tidak begini modelnya kalau orang marah-marah, lalu pak Alba(ALimuddin Baharuddin) bicara dan menanyakan bagaimana berkasnya ikrar, sayapun mengatakan kita harus teliti baik-baik jangan sampai membawa persoalan kita terima berkasnya nanti kita dedemo lagi, lalu Rusli lanjut dahlia menimpali, bukan demo lagi bu ketua tapi ke DKPP,” Katanya, Senin (22/01/2018).

Dahliapun mengatakan jika sebenarnya saat itu tidak ada per seoalan. “ jadi tidak ada per soalan dan tidak seheboh yang diberitakanlah”. Ujar Dahlia.

Sementara Alimuddin Baharuddin menambahkan pihaknya se akan-akan terus dituduh tidak punya etika, Pria yang akrab disapa menjeaskan kronoligisnya, dimana tim IKRAR melalui tim LOnya menghubungi staf KPU katanya mau mendaftar malam, kemudian datang siang-siang karena ingin lebih cepat. “sementara teman-teman KPU sementara turun mencoklit dilapangan, jadi bukan kami tidak menunggu dan menjemput mereka dan semua Paslon kita perlakukan sama, tapi beliulah yang mendaftar tidak sesuai dengan konfirmasi awal, dimana mau datang malam namun datang siang hari”Kata Alba.

Kedua lanjutnya, konteks pembicaraan-pembicaraan itu bukan pada pembicaraan dalam pembicaraan penyerahan berkas, tapi canda-candaan itu pada wilyah telah selesai melakukan proses penyerahan berkas, jadi sebenarnya hanya didramatisir se akan-akan seperti itu, inilah yang membuat kami heran, namun itu hak orang untuk menuduh KPU dan lain sebagainya.

“prinsipnya kami hargai dan kami hormati jika ada tuduhan-tuduhan itu, tapi KPU pada prinsipnya melaksanakan tugas sesuai kode etik penyelenggaraan pemilu, dan informasi yang beredar itu tidak seperti itu”. Ujarnya.

“Kami punya rekaman cctv yang bisa membuktikan hal itu, itu dalam kontek bercanda bukan forum resmi, karna itu bukan forum resmi seperti apa, hanya proses telah selesai penyerahan berkas”. Katanya.

Komisioner KPU devisi Tehnis ini melanjutkan jika prinsipnya pihaknya tegas pada semua Paslon, dimana berkas yang tidak sesuai syarat, apalagi yang memasukkan berkas ulang, kmaka akan TMSkan (tidak memenuhi Syarat), pihaknya juga mengintsruksikan teman-teman verifikator untuk tegas kalau berkasnya tidak memenuhi syarat.

Alba juga menjelaskan, pihaknya memiliki pengalaman, pada Paslon perseoarangan dimana datanya tidak sesuai dengan di inginkan KPU, dan sampai detik ini pihaknya mengkonfirmasi pada tim ikrar untuk datang memperbaiki berkasnya, namuni tidak datang,

“Waktu pendafatran juga katanya sudah di upload tapi ternyata tidak dimasukkan, Jadi kami sebenarnya, seolah dibongi, dan terkait kejadian pada saat penyerahan berkas perbaikan, itu tidak seperti itu dan dilebih-lebihkan, namun itu kita hargai dan itu hak politik orang, namun kami memperlakukan setiap calon dalam proses-proses pemilu dengan se adil-adilnya dan sebaik-baiknya,”tandasnya.

[fbcomments]