Perguruan Tinggi Swasta Pilih Parepare Jadi Tempat Kumpul, Begini Alasannya

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir
Walikota Parepare DR.H.M.Taufan Pawe Bersama Ketua Aptisi Sulsel Prof H Ma'ruf Hafidz
Walikota Parepare DR.H.M.Taufan Pawe Bersama Ketua Aptisi Sulsel Prof H Ma'ruf Hafidz

Online24, Parepare – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Akan menjadikan Kota Parepare sebagai pusat berkumpulnya seluruh pengurus perguruan tinggi swasta yang ada di empat Provinsi di Sulawesi, hal ini diwujudkan melalui rapat kerja Aptisi yang akan di gelar April 2018 mendatang. Dipilihnya Parepare sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan, kemajuan dari segi infrastruktur menjadi salah satu indikator sehingga tidak sedikit wisatawan atau organisasi yang melirik Parepare sebagai tempat tujuan.

Ketua Aptisi Sulsel Prof H Ma’ruf Hafidz, menegaskan, alasan dipilihnya Kota Kelahiran Presiden ke-3 RI BJ Habibie, menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat Aptisi Wilayah IX Sulawesi, karena Parepare memilih kualitas pendidikan yang patut diacungkan jempol.

“Perkembangan dan kemajuan Parepare diberbagai sektor menjadi pertimbangan pimpinan wilayah Aptisi untuk memusatkan rapat tersebut digelar di Parepare. Kota ini telah membuktikan diri akan kelayakannya menjadi tempat tujuan, ditambah dengan karakter Habibie melekat erat pada Kota ini. Tidak heran, jika Parepare disebut sebagai Kota BJ Habibie,” ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, mengatakan, kesiapan pemerintah Kota Parepare sebagai tempat diselenggarakannya rapat Aptisi. Hal itu akan menjadi kebanggaan, karena akan banyak telapak kaki yang akan berbelanja di Parepare. Besar harapan pemerintah, lanjut Taufan, dengan pergelaran rapat Aptisi akan memberikan semangat baru pada sektor pendidikan shingga lebih baik kedepannya.

“Saya tambah yakin, industri tanpa cerobong asap pada sektor pendidikan akan hadir di Kota Parepare. Selain didukung oleh wacana hadirnya Institute Teknologi Habibie, juga akan dikuatkan dengan berkumpulnya pengurus dan guru besar dari perguruan tinggi swasta yang ada di Sulawesi, untuk hadir di Parepare,” jelas Taufan.