Kejati Terus Dalami Kasus Korupsi Lampu Jalan di Kabupaten Polman

Reporter :
Editor : Lucky
Kasipenkum Kejati, Salahuddin (foto: Ubay)
Kasipenkum Kejati, Salahuddin (foto: Ubay)

Online24, Makassar – Tim penyidik Kejati Sulsel saat ini semakin mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan lampu jalan tenaga surya tahun 2016 pada Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polman dan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) 2016 – 2017 Kabupaten Polman, Sulawersi Barat.

Hal itu dikatakan oleh Kasipenkum Kejati Sulsel, Salahuddin, saat ditemui di ruanganya, Kamis (25/1/2018). “Tim sudah melakukan penyelidikan. Sudah Pulbaket Puldata,” ujarnya.

Ia menambahkan tim juga sudah mengantongi berkas-berkas yang dibutuhkan. Dan juga telah mempelajari dan mendalami berkas tersebut.

“Tim akan memanggil nama-nama yang ada dalam berkas yang sudah diterima. Nantinya mereka akan dimintai keterangan,” imbuhnya.

Meski begitu, Salahuddin masih enggan menyebut kapan tepatnya tim penyidik akan melakukan panggilan tersebut. “Untuk jadwal pastinya saya belum tahu kapan,” pungkasnya.

Kasus dugaan korupsi tersebut berawal dari laporan Lembaga BPAN Aliansi Indonesia Kabupaten Polman.

Dalam laporan tersebut, diketahui pengadaan lampu jalan bertenaga surya tersebut nilai pengadaannya sebesar Rp 23 juta per item. Namun faktanya harga lampu jalan tersebut hanya senilai Rp 17 juta per unitnya.

Sehingga diduga dalam proyek tersebut berpotensi merugikan negara ratusan juta sampai miliaran Rupiah.(*)