Regulasi Transportasi Daring Masuk Prolegda DPRD Kota Makassar Tahun Ini

Reporter :
Editor : Lucky
Suasana rapat di DPRD Makassar
Suasana rapat di DPRD Makassar

Online24, Makassar – Transportasi daring tidak luput dalam pantauan dewan untuk menarik retribusi. Hal ini akan dituangkan dalam Ranperda Sistem Transportasi yang termasuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun ini.

Ranperda tersebut merupakan usulan komisi B Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Makassar. Anggota Komisi B DPRD Makassar, Irwan Djafar, menjelaskan, tujuan utama dalam ranperda tersebut untuk peningkatan PAD.

“Ini terkait retribusi kendaraannya. Kan ada tarif yang dikenakan, seperti taksi yang ada argonya itu, juga tarif online yang akan kita potong retribusinya,” ungkapnya, Kamis (25/1/2018).

Lanjut legislator Nasdem tersebut, sistem ini telah diberlakukan di Bali. Karena itu, dalam penyusunan ranperda tersebut akan berkiblat ke sana. “Kita belum kunjungan tapi dengar dari teman-teman penarikannya itu cuma satu kali. Sekali setahun saja sama dengan berlakunya STNK. Jadi tidak setiap saat,” lanjutnya.

Untuk saat ini, ranperda tersebut masih dalam pengkajian untuk segera di usulkan di badan pembetukan prolegda DPRD Makassar dan masih akan dikonsultasikan dengan akademisi soal dasar hukum usulan tersebut.

Ranperda tersebut, sebelumnya pernah masuk dalam prolegda 2015 dan 2016 namun tak kunjung dibahas. Akhirnya ranperda tersebut kembali diusulkan di tahun ini.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Makassar, Yunus HJ mengaku belum mengetahui secara rinci terkait ranperda tersebut. Katanya, usulan tersebut sudah ada sebelum ia menjadi ketua komisi B.

“Sebelum saya itu sebenarnya. Saya juga belum lihat itu. Saya juga belum tahu itu,” katanya saat dihubungi.