Diduga Ada Perdagangan Ijazah, Mahasiswa Gelar Demo di Kantor Dinas Pendidikan

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pelajar Pemerhati Pendidikan Kota Makassar menggelar aksi di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, jalan Hertasning, Senin (29/1/2018).

Dalam aksinya, mereka menuntut pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk memperjelas adanya indikasi jual beli ijazah yang melibatkan Bupati Mimika Periode 2003/2018, Eltinus Omaleng.

Kasus manipulasi ijazah tersebut diketahui ketika Mahkama Agung (MA) menyatakan, nomor induk ijazah SMA Negeri 3 Jayapura milik Eltinus tidak sesuai dengan dengan data.

Selanjutnya, Eltimus Omaleng yang melakukan incumbent Bupati pada pemilihan kali ini, menggunakan ijazah sekolah yang ada di Makassar yakni SMP Walio dan SMA Ilham Makassar.

“Inilah yang menjadi ketimpangan, bagaimana bisa Sodara Eltimus Omaleng memiliki 4 ijazah, masing-masing 2 SMP dan 2 SMA yaitu SMP 9 Jayapura, SMP Walio Makassar, SMA 3 Jayapura dan SMA Ilham Makassar. Ijazah itu masing-masing terbit di tahun yang sama dan sekolah yang berbeda,” ungkap Koordinator lapangan, Ahmad Basri.

Dari hal tersebut, Aliansi Pelajar Pemerhati Pendidikan membantah keabsahan ijazah sekolah di Makassar terhadap Incumbent bupati Mimika.

Selain itu, Jenderal lapangan demonstrasi, Ashabul Kahfi bersama demonstran Aliansi aksi pernah mendatangi SMA Ilham Makassar guna mempertanyakan kebenaran terkait ijazah yang terbit untuk Eltimus Omaleng.

“Pihak SMA Ilham yang ditemui oleh aliansi beralasan bahwa database terkait Eltinus Omaleng hilang karena banjir,” kata Jenderal lapangan, Ashabul Kahfi.

Selanjutnya, massa demonstrasi mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk membuktikan legalitas ijazah yang dimiliki Bupati Mimika tersebut.

“Sangat jelas ini merusak citra pendidikan kota Makassar. Bisa saja, kalau Dinas Pendidikan Kota Makassar membenarkan atas keabsahan ijazah saudara Eltimus. Maka, akan ada asumsi bahwa kota makassar adalah kota yang memperjualbelikan ijazah,” tegas Amri saat menyampaikan orasinya.