Pastikan Progres Pengerjaan, Kajari Parepare Datangi Proyek Titik Sumur Dalam

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24, Parepare – Proyek pemerintah Enam titik sumur dalam PDAM menjadi perhatian Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare. Kajari Parepare Reskiana Ramayanti yang didampingi beberapa Kasi nya melihat langsung Proyek tersebut, Selasa (30/01/2018).

“Untuk nilai proyek enam titik sumur dalam sekitar Rp14,3 milyar. Dimana anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), yang pelaksanaaannya oleh PT Faturrahman Pratama Tunggal,” ujarnya.

Lebih lanjut Reskiana menjelaskan, pengecekan proyek sumur dalam yang telah rampung ini, merupakan tugas fungsi pelaksanaan TP4D dalam hal legal audit

“Kita lakukan pengecekan pembayaran, apakah telah sesuai progres, sesuaiĀ  rencana anggaran biaya (RAB) dan apakah sesuai spek, yang ada” kata Reskiana yang juga pembina TP4D.

Sementara, Ketua TP4D Kejari Parepare, Amiruddin, menambahkan, jika rekanan akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki sebelum habis masa pemeliharaan proyek

” Jika ditemukan ada yang tidak sesuai dengan hasil yang diinginkan, maka kami tetap beri rekanan kesempatan untuk memperbaiki selama enam bulan ke depan atau sebelum habis masa pemeliharaan. Jika tidak dilakukan perbaikan, maka kita akan proses sesuai pelanggaran yang dilakukan,” ungkapnya.

Terpisah, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Sumur Dalam, Suhandi, mengaku, jika proyek tersebut dimulai pengerjaannya 27 Juli hingga Desember 2017 lalu. Dimana saat ini telah rampung 100 persen.

“Proyek ini telah rampung 100 persen. Hanya saja progres keuangannya baru 98 persen, yang artinya masih ada 2 persen yang belum dibayarkan hingga masa pemeliharaan berakhir,” katanya.