2 Mahasiswa Unhas Diskorsing, Ini Penyebabnya

Editor : Abd Aziz

Online24, Makassar – Berawal dari keresahannya terhadap sistem ekonomi pasar bebas ‘Neoliberalisme’, 2 Mahasiswa Universitas Hasanuddin, M Nur Fiqri dan Resky Ameliah harus berakhir tragis.

Kedua mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan program studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) ini diberi sanksi karena dinilai menyebarkan poster-poster berisi kata-kata dan ilustrasi yang ditempel di wilayah sentrum kegiatan mahasiswa UNHAS.

Salah satu poster tersebut berisi kalimat ‘Kampus Rasa Pabrik’, suatu kritikan dari kedua mahasiswa tersebut terhadap kondisi kekinian kampus Universitas Hasanuddin yang beroperasi selayaknya pabrik dengan menggunakan nilai intelektual sebagai komoditasnya dan mengarahkan konsep pendidikan berbasis kepentingan pasar.

Poster lainnya bertuliskan ‘Kalau Pembangunan Berarti Tergusur, Kemajuan Berarti Kehilangan Ruang Hidup; Biarlah Makassar Mundur Lagi’ merupakan ungkapan untuk menggambarkan bagaimana efek dari masuknya modal dari pelaku-pelaku industri dan menjadi penegasan bahwa Makassar sedang menuju pada kemajuan palsu.

Akibat aksi tersebut, keduanya terpaksa ditangkap oleh beberapa petugas keamanan kampus.

Saat ditahan, mahasiswa tersebut mengaku sempat mendapatkan kekerasan fisik dan verbal ketika diinterogasi. Setelah diinterogasi, kedua mahasiswa tersebut dibawa ke Rektorat Universitas Hasanuddin untuk bertemu dengan Abdul Rasyid Jalil, Wakil III dan Ketua Komdis Universitas Hasanuddin.

Keduanya kemudian dikenakan sanksi skorsing selama 2 semester atas pelanggaran Tata Tertib Kehidupan Kampus Pasal 7 ayat 2, 4, dan 8 yakni melakukan aktifitas jam malam dan memasang spanduk, baliho, atau semacamnya di kalangan civitas akademika UNHAS.

Fiqri dan Amel juga diberi sanksi karena diduga melakukan pengrusakan inventaris kampus, dalam hal ini coretan dinding. Salah seorang security, Abdul Rasyid mengaku memergoki kedua mahasiswa tersebut.

Sementara Ketua FMN Cab Makassar, Ilham R, mengatakan, bahwa surat Keputusan Skorsing 2 Mahasiswa HI-UNHAS adalah bentuk pembungkaman demokrasi yang juga merupakan bagian dari fasisisme dalam dunia pendidikan. Hal itu ditegaskan dalam siaran persnya.Minggu (4/2/2018).

“Parahnya, kampus malah memberikan¬† sanksi skorsing selama 2 semester. Itu membuktikan kampus Unhas saat ini adalah kampus yang fasis,” Katanya.