Longsor Underpass Bandara Soetta, 1 Tewas

Editor : Asri Muhammad
foto : dream.co.id
foto : dream.co.id

Online24, Makassar – Underpass Bandar Soekarno-Hatta longsor, akibatnya tembok pembatas rubuh dan menimpa mobil yang kebetulan melintas. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (5/2/2018) pukul 18.00 WIB, saat kedua karyawan GMF bagian financial analyst ini pulang kerja.

Dua orang menjadi korban longsor tersebut, mereka adalah Dianti Dyah Ayu Putri dan Mukhmainah. Keduanya dievakuasi pada waktu berbeda, Dianti dievakuasi, Selasa (6/2/2018) dini hari pada pukul 02.50 WIB, sedangkan Mukhmainah pada pukul 07.05 WIB pagi.

Namun, Dianti yang berusia 25 tahun, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, pukul 06.43 WIB. Diketahui, Dianti menderita patah tulang dan trauma.

“Putri setelah diobservasi mengalami patah tulang besar di paha, traumatik leher, nafas dan detak jantung tidak stabil. Pagi ini Putri akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 06.47 WIB karena melemah kondisinya setelah 10 jam tertimbun longsor. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Serang, Banten,” ujar VP Corporate Secretary PT GMF AeroAsia Tbk, M Arif Faisal, melalui keterangan persnya.

Sementara Mukhmainah masih mendapatkan perawatan di rumah sakit, meski tidak terlihat adanya luka. Keduanya terperangkap longsor selama lebih 10 jam.

Saat ini, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab longsor dan rubuhnya dinding underpas tersebut.