Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UKI Toraja, Putra Peragakan 28 Adegan Termasuk Perkosa Jasad Korban

Reporter :
Editor : Aris Munandar
rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UKI Toraja.
rekonstruksi pembunuhan mahasiswa UKI Toraja.

Online24, Makale – Tersangka pembunuhan sadis mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Sulawesi selatan, menjalani rekonstruksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan, Selasa (6/2/2018). Dalam rekonstruksi, tersangka tunggal Putra alias Utta (19) memperagakan 28 adegan didampingi pengacaranya.

Dalam adegan rekonstruksi yang digelar samping Mapolres Tana Toraja di sekitar lokasi dipasangi garis polisi. Putra alias utta mengenakan baju tahanan warna oranye. Dia dibawa keluar dan dikawal oleh sejumlah personel kepolisian berpakaian preman.

Dalam rekonstruksi ini, hadir sejumlah petugas dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Kasat Reskrim Polres Toraja, AKP Jon Paerunan dan Kabag Ops Tana Toraja. Tersangka memperagakan adegan demi adegan sesuai yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan adegan. Mulai dari Ia mencegat korban di jalan kemudian menikam hingga memperkosa korban.

“Korban Marni, sempat melakukan upaya perlawanan bahkan berusaha kabur. Namun, tersangka berhasil menangkapnya dan membabi buta menikam pelaku kemudian memperkosa jasad korban. Putra melarikan diri dengan membawa dua buah handphone korban,” jelas Julianto Sirait seusai Rekontruksi kepada wartawan.

Secara keseluruhan, lanjutnya, tersangka memperagakan sama persis dengan di BAP. Ada 28 adegan dalam rekonstruksi ini.

Untuk saat ini, tersangka Putra masih ditahan di Mapolres Tana Toraja. Polisi akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Tersangka dikenai pasal berlapis.

“Kita kenakan pasal berlapis, yaitu pembunuhan berencana. Tindakan pencurian juga dia lakukan,” jelas Julianto Sirait

Pembunuhan sadis Mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan hutan pinus, Marrang, kecamatan Mengkendek Tana Toraja, Selasa (19/12/2017) sore silam. Berselang empat hari, Tim Unit Khusus Polda Sulsel berhasil menangkap Putra di kawasan kampusnya di Makassar, pada Sabtu (23/12/2017).