Diduga Lakukan Pelanggaran Imigrasi, Ayah Alum Belum Diserahkan ke Kedubes Argentina

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Selain melakukan penculikan terhadap anaknya sendiri Alum Lagone Avalus (7), Jorge Langone dan pasangannya Candela Gutierrez, juga diindikasikan melakukan pelanggaran keimigrasian.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol Napoleon Bonaparte mengatakan, keduanya belum diserahkan ke kedutaan Argentina karena masih ditangani oleh pihak Polda Sulsel bekerjasama dengan pihak Imigrasi Kelas I Makasaar.

“Untuk ayah korban bersama pasangannya belum kita serahkan ke Kedutaan Besar Argentina karena kami melihat keduanya diindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian yaitu masuk ke wilayah Indonesia tanpa menggunakan Paspor dan Visa,” ungkapnya saat konfrensi pers di Mapolda Sulsel, Rabu (7/2/2018).

Seperti dikabarkan sebelumnya, Jorge Lagone bersama Candela Gutierrez telah menculik Alum saat berada di sekolah dan membawanya keluar dari Argentina secara ilegal. Mereka mulai perjalanan dari Argentina ke Bolivia, Brasil, Malaysia hingga masuk ke Indonesia melalui Batam. Perjalanan di Indonesia mereka mulai Batam ke Jakarta, Enrekang sampai akhirnya mereka berada di Toraja

Sementara itu, Napoleon mengatakan pihak Pemerintah Argentina melalui Interpol di Lyon, Prancis, telah mengeluarkan red notice kepada mereka berdua dan meminta kepada seluruh anggota Interpol dunia untuk menangkapnya untuk sementara selama 20 hari kemudian proses selanjutnya akan diekstradisi.

“Atas permintaan Pemerintah Argentina melalui Interpol Lyon kita hanya mengamankannya selama 20 hari kemudian proses selanjutnya akan diekstradisi,” ungkapnya.(*/afid)