Kejari Parepare Dialog UU Pilkada Dan Pers

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24, Parepare – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare menggelar dialog tentang UU Pilkada dan Pers, di Aula Markas Kodim, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (07/02/2018).

Kegiatan ini diikuti para pengurus dari partai politik (parpol) pengusung maupun pendukung, pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Parepare, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan sejumlah Jurnalis dari berbagai media.

Kepala Kantor Kejari Parepare, Reskiana Ramayanti mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka silaturahmi dan meningkatkan pemahaman terkait Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi, supaya pihak yang hadir bisa memahami posisi atau batasan masing-masing pada pelaksanaan Pilkada,” katanya.

Sementara, Dandim 1405/Mlts, Letkol. Arm K Adi Hamsyah, menjelaskan, TNI bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu peserta Pemilu. Karena, kata dia, netralitas TNI merupakan harga mati, sehingga harus memaksimalkan fungsi pengamanan.

Dia mengemukakan, personel TNI yang dilibatkan pada Pilkada serentak yaitu Parepare sebanyak 247 personil, dan Barru sebanyak 31 personel. Di samping itu, katanya, pihak TNI bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam melakukan pengamanan.

“Setelah kami melakukan inventaris titik rawan, untuk sementara kami tetap beberapa titik rawan di Parepare di antaranya, Kantor KPU, Kantor Panwaslu, Posko Pemenangan Pasangan Calon, Kantor DPRD, Kantor Wali Kota dan Tugu Monumen Habibie beserta Lapangan Andi Makkasau, yang menjadi tempat konsentrasi massa,” paparnya.