Polrestabes Makassar akan Gelar Uji Balistik Terkait Kasus Peluru Nyasar

Editor : Asri Muhammad
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Online24, Makassar – Pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan peluru nyasar yang mengenai tubuh Sefti Saraswati, seorang balita 16 bulan warga Jalan Bontoduri Lorong 5, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan, mengatakan secara resmi hasil Laboratorium Forensik untuk mengetahui jenis peluru yang bersarang ditubuh korban saat ini belum keluar.

“Secara resmi sampai saat ini hasil labfor belum keluar, kita masih melakukan penyelidikan,” ujarnya kepada online24.com saat dikonfirmasi, Kamis (8/2/2018).

Lebih lanjut, Anwar Hasan menjelaskan, setelah setelah penyelidikan selesai dan hasil labfor telah diketahui rencananya pihak Polrestabes Makassar akan melakukan uji balistik.

“Kita akan lakukan uji balistik untuk mengetahui proyekti tersebut keluar dari senjatanya siapa,” jelasnya

Hal senada juga diungkapkan, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, bahwa pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini, karena masih menunggu hasil labfor kemudian akan digabungkan dengan hasil olah TKP.

“Hasil labfor nantinya akan digabungkan dengan olah TKP supaya lebih lengkap kejadian tersebut sebenarnya bagaimana. Saat ini kita masih menunggu pihak Polrestabes Makasaar untuk merilisnya,” pungkasnya

Seperti diketahui sebelumnya, bayi Septi menderita luka tembak di bagian paha sebelah kiri akibat peluru nyasar yang masuk ke dalam rumahnya di Jalan Bonto Duri, Kota Makassar, pada Jumat (2/2/2018), lalu.(*/Afid)