KoSamJa Mart”, Kantin Kejujuran Ala SDN Kompleks Sambung Jawa

Editor : Muh. Idris
Murid SD Komp. Sambung Jawa diskusikan hasil belanja mereka
Murid SD Komp. Sambung Jawa diskusikan hasil belanja mereka

Online24, Makassar – Berbisnis yang jujur, mungkin akan menjadi tantangan kita ke depan. Jika kita melihat fakta banyaknya kasus-kasus korupsi yang tidak hanya menjerat penguasa tapi juga pengusaha. Di sisi lain, kita perlu menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini pada anak-anak. Apalagi untuk kita di Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai saudagar cukup berhasil di berbagai daerah.

Ide sederhana inilah yang coba diterapkan di SDN Kompleks Sambung Jawa (KoSamJa), Makassar. Sebenarnya, berjualan dengan menerapkan konsep kejujuran, terutama pada sisi transaksinya, sudah dilakukan melalui Kantin Kejujuran. Tapi SDN KoSamJa melakukan sedikit inovasi dengan memadukan Kantin Kejujuran dengan Koperasi.

Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati, S.Pd, memberi alasan bahwa kalau menggunakan nama kantin, kesannya hanya menjual makanan. Padahal ini bukan hanya makanan tapi juga keperluan alat tulis-menulis yang memang menjadi kebutuhan warga sekolah. Karena itu, kami menyebutnya “KoSamJa Mart”.

“Jadi ini mirip minimarket kecil-kecilan yang dikelola murid,” jelas Fahmawati, Kamis, (8/2/2018).

Fahmawati menambahkan, ada banyak pembelajaran yang diharapkan akan ditransfer melalui model ‘bisnis’ ini, matematika, PKN, manajemen, kerjasama, berorganisasi dan kepemimpinan.

KoSamJa Mart mulai dirintis awal Februari 2018 dengan modal usaha senilai Rp1.300.000. Modal ini sifatnya pinjaman kepada pengelolanya. Pengelola KoSamJa Mart terdiri dari Ketua Aisyah Dwina Ahmad, Wakil Ketua Atikah, dan Bendahara Askia Farhani. Semua pengelola merupakan murid-murid kelas 5.

Ketua KoSamJa Mart, Aisyah Dwina Ahmad, bercerita bahwa dia dan teman-temannya yang pergi berbelanja sendiri barang-barang yang mau dijual. Mula-mula mereka mengidentifikasi kebutuhan, apa kira-kira yang diperlukan. Setelah itu mereka pergi berbelanja ditemani kepala sekolah. Mereka membeli macam-macam barang, seperti tisu, buku, kuas lukis, pensil, pulpen, lem, juga sampul buku.

“Kayak dapat uang kaget ki, lari ke sana ke mari cari barang saat belanja,” cerita Aisyah penuh semangat.

Sehabis berbelanja mereka rapat di bawah pohon untuk mencatat jumlah pengeluaran dan mencocokkan barang-barang yang sudah dibeli dengan nota belanjanya. Mereka juga perkirakan berapa harga yang akan dipasang untuk setiap barang.

“Jangan terlalu mahal dijual, katanya. Nanti tidak laku,” begitu terdengar suara diskusi dari pengelola KoSamJa Mart.

Demi untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran dalam mengelola KoSamJa Mart, akan hadir sejumlah Relawan AntiKorupsi (RELASI) di SDN Kompleks Sambung Jawa, Sabtu nanti (10/2/2018). Para pegiat antikorupsi ini akan memberikan edukasi AntiKorupsi, melalui media Senam Anak Jujur, Dongeng kisah Tunas Integritas/Si Kumbi, dan bermain Boardgame TERAJANA/Kwartet Sahabat Pemberani.

RELASI berasal dari berbagai komunitas/lembaga, antara lain ObatManjur (Orang Hebat, Main Jujur), ForGuPI (Forum Guru Penggerak Integritas), Rumah Dongeng, FLAC (Future Leader Anti-Corruption) & IFL (Indonesian Future Leader) chapter SulSel.(*/arus)