Shabu 1 Ton yang Diungkap TNI AL Tujuan Australia

Editor : Aris Munandar
Penemuan shabu 1 ton di Batam oleh TNI AL. foto: Istimewa
Penemuan shabu 1 ton di Batam oleh TNI AL. foto: Istimewa

Online24, Batam – Lebih dari satu ton shabu-shabu yang dicoba diselundupkan berhasil digagalkan TNI AL di Selat Phillips. Berdasarkan pengakuan empat tersangka anak buah kapal, rencananya akan dibawa ke Australia.

Diberitakan Antara, Wakil Kepala Staf TNI AL, Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman, di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, mengatakan, selain Australia, kemungkinan barang haram itu juga akan diedarkan di wilayah selatan Indonesia.

“Karena beberapa kali TNI AL menangkap (kapal pembawa narkoba) di Lampung, Pelabuhan Ratu, dan beberapa tempat lain,” katanya.

Shabu-shabu itu ditemukan di MV Sunrise Glory dan dibawa empat anak buah kapal warga negara Taiwan berinisial berinisial Alf, Aca, Cch, dan Cct.

Menurut dia, dari berbagai operasi TNI AL, penangkapan kapal pembawa shabu-shabu itu adalah yang paling besar, karena beratnya hingga satu ton.

Taufiqoerrochman mengatakan, jajarannya pernah menangkap kapal penyelundup 20 senjata api dan narkoba di Jakarat saat dia menjadi panglima Armada Kawasan Barat Indonesia TNI AL pada 2015 lalu.

Bahkan, saking banyaknya, pencarian barang haram itu sempat dihentikan karena anjing pelacak jenis K-9 milik Bea dan Cukai Kota Batam lemas, setelah mengendus narkoba dalam jumlah yang sangat banyak.

Dia menduga jumlah barang haram itu lebih satu ton karena pencarian belum dilakukan secara menyeluruh di setiap sisi kapal, terutama di tumpukan beras.

Saat ini, tim gabungan sudah mengumpulkan 1.290 kilogram shabu-shabu yang ditemukan dari atas kapal MV Sunrise Glory.

Selanjutnya, seluruh barang bukti akan diserahkan pihaknya kepada Badan Narkotika Nasional. “Sementara mengenai identitas kapal dan lain-lain itu menjadi tugas kami,” tandasnya.