Agus-TBL Tak Persoalkan Nomor Urut

Editor : Aris Munandar
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Iqbal Latief (ketiga kiri) saat membuka Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018 di Four Point Hotel, Jalan Andi Djemma, Senin (12/2/2018).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Iqbal Latief (ketiga kiri) saat membuka Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018 di Four Point Hotel, Jalan Andi Djemma, Senin (12/2/2018).

Online24, Makassar – Penetapan Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Selatan akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan di Hotel Hotel Four Point by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Senin (12/2/2018).

Setelah penetapan Cagub dan Cawagub pada Pilkada Serentak 2018 yakni pencabutan nomor urut. Adapun pencabutan nomor dilaksanakan di tempat yang sama, pada Selasa (13/2/2018) besok.

Juru bicara Agus Arifin Nu’mang – Tanribali Lamo (Agus-TBL), Rizal Syarifuddin mengatakan terkait dengan nomor urut pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel tidaklah menjadi persoalan. Menurutnya, semua nomor urut bagus.

“Semua nomor bagus. Baik Pak Agus dan Pak Tanribali berharap nomor berapapun itu, intinya masyarakat bisa memilah dan menjatuhkan pilihannya pada 27 Juni 2018 nanti kepada pasangan yang betul-betul paham kondisi Sulawesi Selatan,” kata Rizal ketika dikonfirmasi, Senin (12/2/2018).

Menurut politisi PPP Sulsel itu, pasangan Agus-Tanribali sudah sangat paham dengan kondisi Sulawesi Selatan. Apalagi, kata dia, pengalaman dimiliki dari dari pasangan yang dikenal santun dan tauldan itu mampu memajukan perekonomian Sulsel dengan pengalaman 10 tahun sebagai Wagub dan mantan Plt Gubernur Sulsel.

“Siapa yang paham kondisi Sulawesi Selatan saat ini, pilihannya ke Pak Agus dan Tanribali. Pak Agus ini sudah 10 tahun menjadi Wakil Gubernur mendampingi SYL sebelumnya menjabat Ketua DPRD Sulsel, Pak Tanribali ini anak dari Gubernur Sulsel Pak Achmad Lamo, pernah menjabat Pejabat Gubernur Maluku Utara, Papua Barat, Sulawes Tengah dan Sulsel terakhir sebagai Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” jelasnya. (*/Arus)