Ini Tanggapan NA Terkait Video Dirinya Enggan Jabat Tangan IYL dan TBL

Editor : Aris Munandar

Online24, Makassar – Tim Pemenangan Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) menanggapi pemberitaan terkait Nurdin Abdullah yang enggan berjabat tangan dengan calon Gubernur Sulsel lainnya.

Melalui Ketua Tim Pemenangan NA-ASS, Taufik mengatakan NA tidak memiliki masalah ataupun persoalan dengan para rivalnya. Taufik mengatakan Nurdin Abdullah sebenarnya menyalami IYL dan TBL setelah pengambilan nomor urut.

“Ada dua peristiwa yang berkaitan dengan salaman Pak NA. Ada yang sebelum mengambil undian dan ada setelah mengambil undian. Sebelum mengambil undian memang tidak salaman karena mungkin pak NA terburu-buru untuk ambil undian. Tapi setelah mengambil undian, kan semua disalami,” ujarnya kepada Online24jam, Rabu (14/2/2018).

“Video yang beredar itu hanya mengambil satu bagian dalam sebuah peristiwa, tidak utuh dan cenderung ada kesengajaan utk mendiskreditkan kandidat kami,” tambahnya.

Hal itu kata dia, diperkuat dengan banyaknya foto yang menunjukkan keakraban Nurdin Abdullah dengan semua kandidat, baik Nurdin Halid – Aziz Kahar Mudzakkar (NH-Aziz), Ichsan Yasin Limop – Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) maupun Agus Arifin Nu’mang – Tanri Bali Lamo (AAN-TBL).

“Kami memiliki banyak foto yang menampilkan keakraban Pak Prof dengan semua kandidat, baik IYL-Cakka, AAN-TBL maupun NH-Aziz,” tuturnya.

NA menjabat tangan IYL usai pengambilan nomor urut. foto: Tim NA-ASS
NA menjabat tangan Cakka usai pengambilan nomor urut. foto: Tim NA-ASS

Dalam video yang berhasil direkam Online24jam, kejadian kurang mengenakkan itu terjadi saat proses pengambilan nomor berlangsung di Ballroom FourPoints Hotel by Sheraton, Selasa (13/2/2018) kemarin.

Sebelum mengambil nomor urut, NA menyalami pasangan NH-Aziz dan komisioner KPU. Namun, Bupati Bantaeng tersebut tampak enggan menyalami paslon lainnya yang berada di dekatnya seperti Ichsan Yasin Limpo dan pasangannya Andi Mudzakkar, serta pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanri Bali Lamo.

Profesor Andalan, julukan NA, hanya melintas tanpa menghiraukan ajakan bersalaman dari paslon tersebut. Bahkan, IYL yang berada di sampingnya sempat memberikan isyarat untuk berjabat tangan, namun NA tidak menggubrisnya. (/*arus)