Tak Hadir Di Deklrasi Pilkada Damai, DOAMU Dinilai Tolak Pilkada Berlangsung Damai

Editor : Muhammad Tohir

Online24, Sidrap- Untuk mewujudkan pilkada damai di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) petugas kepolisian meminta para kandidat Paslon yang maju dalam pilkada Sidrap untuk berkomitmen menjaga pilkada agar tetap damai dengan menggelar acara deklarasi pilkada damai, Rabu (14/02/2018) di Pelataran Ganggawa, namun sangat disayangkan, salah satu Paslon Bupati/Wakil Bupati Sidrap, H Dollah Mando-Mahmud Yusuf (Doamu), tidak hadir dalam kegiatan tersebut.

Pihak panitia dari Polres Sidrap bahkan sempat mengundur acara sekitar satu jam demi menunggu kandidat tersebut. Tapi sampai selesai, Dollah Mando dan Mahmud Yusuf tidak kunjung datang.

Padahal, kegiatan Polres Sidrap ini sebagai bentuk komitmen kandidat dan semua elemen untuk kelancaran pilkada Sidrap, 27 Juni mendatang.

Pasangan cabup/cawabup yang hadir hanya pasangan nomor urut 1, Hj Fatmawati Rusdi dan H Abdul Majid, selain itu hadir pula petinggi kepolisian, Dandim 1420, Letkol Info. Eko Paskah HN. Ketua DPRD Sidrap Zulkifli Zain, jajaran Pemerintah Daerah, KPU, Panwas dan berbagai elemen lainnya.

“Menjelang kampanye dan hari pencoblosan suasana sudah semakin panas, sehingga perlu adanya komitmen bersama agar kontestan yang berlaga di pilkada menjaga kondusifitas,” kata Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan.

Ketua Pemantau Demokrasi Sulsel Rais Rahman menyayangkan ketidakhadiran Doamu di pilkada damai Sidrap.

Menurutnya ketidaknhadiran Doamu itu menandakan bahwa secara tersirat Doamu menolak pilkada damai di negeri Nene Mallomo. “Apalagi kemarin pendukung Doamu ditangkap membawa senjata tajam pada saat penarikan nomor urut. Polisi harus waspadai ini. Ini sama saja penolakan pilkada damai,” ujar Rais.