Pengamanan VVIP Dikerahkan Menjelang Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Makassar

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Ribuan personel TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Sulsel serta Pemerintah Kota Makassar, menggelar apel bersama yang dipimpin Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono dalam rangka kunjungan kerja RI-1, di lapangan Karebosi Makassar, Rabu (14/02/2018).

Upacara tersebut merupakan persiapan menjelang kedatangan Presiden RI Ir Joko Widodo beserta Ibu Hj Iriana Joko Widodo, pada kunjungan kerjanya di wilayah Sulsel khususnya Makassar, Gowa dan Takalar selama dua hari kedepan, dari tanggal 14 sampai 15 Februari 2017.

Dalam amanat Pangdam XIV/Hasanuddin selaku Pangkoops Pam VVIP Kunker RI-1 yang dibacakan oleh pimpinan apel Kapolda Sulsel menyatakan, bahwa apel yang digelar pada hakekatnya untuk melihat dan mengecek secara langsung kesiapan personel

“Materiil serta sarana pendukung dari satuan TNI, Polri dan instansi yang tergabung pada pelaksanaan pengamanan VVIP Kunker RI-1 beserta Ibu Iriana Joko Widodo,” ungkap Umar.

Selain itu, ditekankan kepada personel yang terlibat dalam pengamanan, untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik. Jangan terjebak dengan kegiatan rutinitas, meskipun selama ini kunjungan pejabat VVIP berlangsung aman.

“Namun tidak menutup kemungkinan ancaman selalu mengintai dan tetap laksanakan deteksi dini dan cegah dini dengan melakukan koordinasi seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Usai apel gelar pasukan, dilanjutkan pengarahan tambahan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen Agus Surya Bakti, yang mengingatkan kepada personel yang terlibat, bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan dari pimpinan yang harus dijunjung tinggi, dalam memberikan keamanan dan kenyamanan pada pelaksanaan Kunker RI-1.

“Kunjungan RI-1 beserta Ibu Iriana Joko Widodo merupakan kehormatan bagi warga masyarakat Sulsel. Oleh karena itu, keberadaannya harus kita jaga dan amankan sehingga beliau merasa nyaman dan betah tanpa ada gangguan sekecil apapun,” ujar Agus SB.

“Presiden adalah lambang negara yang harus dijaga oleh seluruh warga Indonesia. Bukan menjadi tanggungjawab TNI dan Polri semata, namun semua unsur dan elemen ikut bertanggungjawab di dalamnya,” tegas Pangdam.

Dalam upacara tersebut turut pula dihadiri Pangkoopsau II Marsda TNI Yadi Indrayadi, Danlantamal VI/Makassar Laksma TNI Yusuf, Kasdam Brigjen TNI Budi Sulistijono dan para pejabat teras unsur TNI Darat, Laut dan Udara serta Polda Sulsel.