Ingin Tikam Polisi, Pengedar Narkoba Ini Terpaksa Ditembak Mati

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Iwan Gondrong (31), residivis pencurian dan pemberatan (Curat) sekaligus pengedar narkotika, ‘dihadiahi’ timah panas oleh Tim Anti Bandit Polres Gowa karena mencoba melawan dengan menghunuskan sebilah badik kepada petugas saat hendak diamankan.

“Tersangka terpaksa diambil tindakan tegas karena mencoba menghunuskan badiknya kepada Bripka Akbar,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat Konferensi Pers di RS. Bhayangkara Makassar, Rabu (14/2/2018).

Shinto menjelaskan, Tim Anti Bandit akan melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah pamannya di Kampung Mala’lang, Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.

Namun saat hendak ditangkap, pelaku melawan hingga petugas mengambil tindakan tegas melakukan tembakan ke arah dada, yang membuat pelaku jatuh kemudian dibawa ke RS Bhayangkara dan diketahui sudah meninggal dunia.

Lebih lanjut, Shinto mengatakan, pelaku juga dikenal sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Saat dilakukan pengeledahan, pada saku pelaku didapatkan dua paket sabu beserta alat isapnya.

“Pelaku merupakan pengedar sabu, saat digeledah kami menemukan dua saset sabu di sakunya,” tambahnya

Sementara itu, pelaku merupakan residivis dalam kasus Curas dan Curat yang pernah ditangkap oleh polsek Somba Opu tahun 2011 sampai 2016 dan menjalani hukuman variatif mulai dari 3 bulan sampai 1 tahun penjara.

Selain itu, pelaku adalah anggota sindikat kejahatan jalanan pimpinan Ramli Dg Maro (35), yang juga ditembak mati oleh Resmob Polda Sulsel pada 18 Januari 2018 lalu.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik, tiga unit telepon gengam hasil curian, dua sachet narkotika jenis sabu, satu batang kaca alat hisap sabu, serta satu tas laptop merk lenovo.(*/Afid)