Anti Bandit Polres Gowa Kembali Membekuk Pelaku Curanmor

Editor : Muh. Idris

Online24, Sungguminasa — Tim anti bandit Polres Gowa berhasil meringkus 3 pelaku curanmor yang berkeliaran di wilayah hukum Polres Gowa pada kamis (15/2/2018) lalu.

Hal ini dipaparkan oleh Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dalam konferensi pers pengungkapan kasus curanmor dan penadaan, Selasa (27/2/2018) di halaman Mako Polres Gowa.

Ketiga pelaku yang diringkus yakni SUL (19) bersama W (26) yang berperan sebagai pencuri dan SL (27) sebagai penadah kendaraan hasil curian. Namun, sejauh ini masih ada 1 tersangka yang berstatus DPO, RJ (20).

“Kendati demikian, satu orang yang berstatus DPO ini telah kita identifikasi dan masih dalam pengejaran,” ucap AKBP Shinto Silitonga saat menyampaikan pengungkapan kasus.

SUL dan W dibawa oleh tim anti bandit guna menunjukkan lokasi persembunyian RJ. Nahasnya, W yang tiba-tiba melakukan perlawanan dan mencoba kabur dihadiahi timah panas, setelah diperingatkan melalui tembakan udara sebanyak 3 kali.

Dari hasil penyidikan diketahui Ketiga pelaku curanmor tersebut mempunyai sejumlah riwayat kejahatan yang sangat meresahkan warga.

Catatan kejahatan RJ (DPO), SUL dan W melakukan pencurian sejak 2016 di Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa berhasil mengambil 1 unit sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam.

Selanjutnya, ditahun yang sama berhasil melancarkan aksinya di TKP jalan Swadaya, Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, raup diambil 1 unit sepeda motor merk Yamaha X-Ride warna merah dan putih.

Masih ditahun 2016, curanmor ini kembali lakukan aksinya dengan hasil curian, 1 unit kendaraan merk Yamaha Mio warna merah di TKP jalan Melati, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Lalu, pada tahun 2017 tercatat 2 kali melancarkan aksinya yakni mengambil 1 unit motor merk Yamaha Mio GT warna merah, dari jalan Kacong daeng Lalang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Gowa dan sepeda motor sepeda motor merk Yamaha Mio Sporty warna biru di jalan Beringin, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

“Modus yang dilakukan, 1 orang diatas siap diatas kendaraan dan 1 orang bergerak mengambil kendaraan yang tidak dikunci ganda, sehingga memudahkan untuk memasukkan kunci T, kemudian merusak rumah kunci. Mereka bergantian membonceng dalam melakukan aksinya,” ujar Shinto.

“Dari tiga pelaku, salah satunya DPO dan masih dalam pengejaran. Selanjutnya 2 orang pelaku curanmor dikenakan pasal 363 KUHP tentang curat dengan ancaman pidana minimal 7 tahun penjara dan satu diantaranya selaku penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana 6 tahun penjara,” pungkasnya.(*/Shidiq)