Menilik Kecanggihan Teknologi Dual Aperture pada Kamera Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+

Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Perusahaan raksasa teknologi, Samsung Global akhirnya secara resmi mengumumkan kehadiran smartphone teranyarnya, Galaxy S9 dan Galaxy 9+, Senin (26/2/2018) pada pergelaran Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol.

Melihat dari tampilannya, sepintas Galaxy S9 dan Galaxy S9+ tersebut nampak mirip dengan pendahulunya yaitu Galaxy S8 dan Galaxy S8+. Namun, Samsung menerapkan pengembangan inovasi terbarunya pada bagian fitur kameranya.

Diketahui, Samsung dengan seri Galaxy S9 hanya dibekali dengan kamera tunggal, sedangkan seri Galaxy S9+ memiliki kamera ganda.

Sementara itu, kedua ponsel tersebut memiliki keunggulan di teknologi Dual Aperture. Sehingga, ketika memotret dalam kondisi cahaya normal atau rendah sistem akan secara otomatis menggunakan aperture f/1,5. Sedangkan, jika memotret dengan kondisi cahaya terang sistem akan otomatis akan menggunakan aperture lensa pada bukaan f/2,4.

Seperti yang diketahui, saat ini belum pernah ada ponsel yang menggunakan konsep teknologi tersebut. Umumnya kamera ponsel hanya menyesuaikan sensitivitas cahaya pada pengaturan ISO dan kecepatan rana, yang menentukan berapa lama sensor terkena cahaya untuk gambar.

Dilansir dari Cnet, Senin (26/2/2018), mekanisme dari teknologi aperture ini sebenarnya terinspirasi dari teknologi kamera tahun 1800an yang digunakan oleh kamera DSLR. Jika melihat ke bawah laras lensa DSLR, Anda akan melihat serangkaian bukaan bilah yang membentuk lubang bundar di tengah.

Bilah-bilah ini bisa melebar dan menyempit ke berbagai ukuran. Jika gelap, susunannya akan berubah menjadi melebar untuk membiarkan lebih banyak cahaya masuk. Jika terang, bilah-bilah akan menyempit untuk menciptakan lubang kecil yang memungkinkan masuknya lebih sedikit cahaya.

Selain inovasi terbaru itu, kamera Samsung Galaxy S9 juga didukung dengan mode Super Slow-mo yang mampu menciptakan video gerak lambat hingga 960 frame per detik dan mode Deteksi Gerak otomatis, yang akan mendeteksi setiap gerakan secara otomatis melakukan perekaman.

Untuk membeli perangkat tersebut, Samsung Indonesia telah membuka pra-pemesanan untuk konsumennya pada situs www.Galaxylaunchpack.com pada, Selasa (27/2/2018).

Samsung memberikan tiga varian warna yaitu hitam, biru dan ungu. Ketiga varian tersebut adalah Samsung Galaxy S9 dengan RAM 4GB dan memori 64GB yang dijual dengan harga Rp11,499 juta, S9+ dengan RAM 6GB dan memori 64GB dengan harga jual Rp12,999 juta, lalu versi tertinggi S9+ dengan memori internal lebih besar 256GB yang dijual di harga Rp14,499 juta.(*/Arsal)