Sayangkan MU Pecat Gomes, Robert: Ini Bisa Masuk Guinnes World Records

Editor : Andhika Bd
Pelatih PSM Robert Rene Alberts
Pelatih PSM Robert Rene Alberts

Online24, Makassar – Pelatih PSM Robert Rene Alberts menyayangkan dipecatnya Gomes de Olivera dari kursi kepelatihan Madura United hanya karena gagal di turnamen pramusim. Ia mengatakan kejadian ini pantas masuk Guinnes World Records.

Gomes diketahui angkat kaki setelah timnya kalah beruntun pada empat laga di dua turnamen pramusim.

Di Piala Gubernur Kaltim, sebelum dikalahkan Persiba Balikpapan di laga perpisahannya, MU mengalami kekalahan saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya (adu penalti 5-6 setelah imbang 1-1) serta takluk 0-2 dari Sriwijaya FC di Grup B turnamen PGK.

Sedangkan dua kekalahan lainnya dipetik ketika tampil di Piala Presiden 2018 lalu. Terdiri dari kekalahan di Grup C dari Persebaya Surabaya (0-1) dan disingkirkan Bali United melalui adu penalti di babak perempatfinal.

Robert mengatakan turut menyayangkan keputusan tersebut. Harusnya kata dia, manajemen Laskar Sapeh Kerrab tidak terburu-buru memecat pelatih asal Brasil tersebut karena ini baru pramusim.

“Karena Kaltim Cup (Piala Gubernur Kaltim) ada pelatih (Gomes) yang dipecat. Ini hanya terjadi di Indonesia, selama saya kerja sebagai pelatih untuk pertama kalinya saya dengar ada pelatih dipecat karena gagal di turnamen pramusim,” kata Robert, Kamis (1/3/2018).

Pelatih Madura United, Gomes de Oleviera memberikan penjelasan mengenai kesiapan timnya saat konferensi pers jelang laga penutup liga 1 2017 menghadapi PSM di Makassar, Sabtu (11/11/2017). Madura United akan menantang tuan rumah PSM Makassar, Minggu (12/11/2017) besok.

Ia kembali mengulang komentar yang ia lontarkan pada pertengahan musim Liga 1 2017 lalu saat 13 klub ramai-ramai menggantk pelatihnya. Robert menilai harusnya manajemen Madura United memberi waktu kepada Gomes menjalankan programnya.

“Saya juga kasihan dan simpati dengan pelatih itu (Gomes) karena melakukan perkerjaan bagus musim lalu. Saya percaya dia pasti punya rencana bagus untuk musim yang akan datang,” tambahnya.

Aksi pemecatan klub-klub di Liga Indonesia dan terbaru pemecatan Gomes menurut Robert adalah kejadian langka. Sehingga menurutnya pantas masuk dalam catatan The Guinnes Book of World Records.

“Ini bisa masuk Guinnes World Records sebagai liga dengan pemecatan pelatih terbanyak,” jelasnya.

[fbcomments]