Kementerian Keuangan RI MOU dengan STIM Nitro

Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Direktoral Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan RI dengan STIM Nitro Makassar yang dirangkaikan dengan Kuliah Umum.

Sambutan dari ketua STIM Nitro Makassar Prof.H.Marsuki,DEA.PhD, sekaligus membuka acara, dalam sambutannya disampaikan bahwa, Dosen dan Mahasiswa STIM Nitro sangat disiplin dan rapi dalam berpakaian, sesuai dengan kosentrasi pendidikan di STIM Nitro adalah keuangan dan Perbankan. Jadi tidak salah Kementerian Keuangan Melakukan MOU dan Kuliah Umum bersama STIM Nitro Makassar.

Sementara itu, Sambutan dari Kementerian Keuangan yg diwakili oleh Drs.Widjanarko.M.Soc.Sc (Direktur Evaluasi Akuntansi dan Setlemen)
Beliau menyampaikan tentang keadaan Ekonomi Negara dan membandingkan dengan Keadaan Ekonomi Luar Negeri. Dan menyampaikan tentang Produk Kementerian Keuangan yaitu Sukuk Negara yang merupakan sebagai salah satu cara untuk melakukan Investasi. Dan akan mengusulkan kepada ibu Menteri Sry Mulyani supaya suatu saat dapat memberikan Kuliah Umum di Kampus STIM Nitro Makassar.

Sementara itu, Penandatangan MOU oleh Kementerian Keuangan RI yang diwakili oleh Bapak Drs.Widjanarko.M.Soc.Sc dan STIM Nitro yang diwakili Oleh Prof.H.Marsuki.DEA.PhD. Adapun bentuk MOU yang dilakukan diantaranya : Penyusunan dan Pengembangan mata kuliah Keuangan Negara, terutama terkait pengelolaan pembiayaan dan risiko Keuangan Negara, pelaksanaan dukungan publikasi dan Informasi Produk dan layanan DJPPR kepada Masyarakat di Kota Makassar.

Setelah Penandatangan MOU, dilanjutkan dengan Kuliah Umum yang dihadiri oleh Mahasiswa/i dan Dosen STIM Nitro, kuliah ini dibawakan oleh Ibu Dwi Irianti Hadiningdia.SH.MA (Kasubid Pengembangan Pasar SBSN Kementerian Keuangan RI). Dengan judul Materi “Perbandingan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan dengan beberapa Investasi” ibu Dwi banyak menyampaikan tentang Sukuk Negara, termasuk kenapa sehingga Pemerintah menerbitkan Sukuk Negara, dimana untuk mengurangi kekurangan APBN, selain itu ibu Dwi juga menyampaikan bahwa infrastruktur Negara banyak yang dibangun Oleh Sukuk Negara dan sukuk Negara diterbitkan sejak thn 2008. Selama 10thn ini pemerintah telah menerbitkan 843 Triliun.

Pengirim
Rosnaini Daga
Dosen STIM Nitro