Dikritik JK Soal Libatkan TNI Pada Pertanian, Amran Sulaiman : Itu Nasehat Bukan Kritik

Reporter :
Editor : Muh. Idris
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

Online24, Makassar – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sempat dikritik oleh wakil presiden Jusuf kalla tentang satu program Amran Sulaiman yang melibatkan anggota TNI dalam urusan petani.

Ditemui usai acara pelepasan ekspor 6.700 ton jagung ke Filipina, Amran menanggapi pernyataan JK tersebut.

“Itu bukan kritik, itu adalah nasehat. Beliau orang tua kita, pemimpin kita,” ujar Amran dihadapan awak media.

Amran juga meminta awak media untuk tak selalu memojok kan dirinya dengan TNI. Sebab apa yang dihasilkan hingga saat ini adalah kerja keras bersama, bukan hanya semata dirinya dan TNI.

“Hubungannya TNI tau gak, angka cetak sawah kita naik 500 persen. Tahun 2014 hanya 24 ribu hektar sekarang dengan kerjasama antara TNI, akademisi, swasta, dosen, sekarang menjadi 141 hektar. Dan itu semua terjadi karena salah satunya peran dari TNI,” imbuhnya.

Amran sendiri datang ke Makassar guna melepas secara simbolis ekspor Jagung ke Filipina. Prestasi ini menurut Amran adalah sejarah baru untuk Indonesia. Karena beberapa tahun sebelumnya Indonesia masih import jagung sebanyak 3,6 juta ton.

Di Sulsel sendiri, angka 6.700 ton hanya sebagai permulaan. Pemerintah menargetkan sulsel akan mengekspor total 60.000 ton.