Berikan Pelayanan Terbaik, DPMPTSP Gelar Rakor Tim Teknis Perizinan

Editor : Muh. Idris

Online24,Masamba — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Utara, Rabu (7/3) kemarin, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Teknis Perizinan. Rakor ini dilaksanakan dalam rangka penyamaan persepsi antara Tim Teknis Perizinan yang ada di masing-masing SKPD dengan pihak DPMPTSP sebagai instansi atau unit teknis pelayanan perizinan.

Rapat dibuka Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Syamsul Syair, dan berlangsung di Ruang Rapat Sekda serta dihadiri Kepala SKPD terkait beserta Tim Teknis Sektor Perizinan masing-masing. “Ada beberapa hal yang perlu kita bahas terkait penyamaan persepsi antara Tim Teknis Perizinan dengan DPMPTSP agar mutu pelayanan bisa semakin meningkat dan sesuai SOP yang telah ditentukan,” ujar Syamsul dalam arahannya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP, Ahmad Yani, menegaskan, seluruh bentuk perizinan telah dilimpahkan kepada DPMPTSP selaku SKPD yang mempunyai tugas pokok dan fungsi memberikan pelayanan perizinan kepada masyarakat berdasarkan SK Bupati tentang Pelimpahan Kewenangan Perizinan. “Dalam SK tersebut ada 46 jenis perizinan yang terbagi ke dalam 15 sektor yang telah ditentukan,” ungkap Yani.

Yani juga berharap komitmen dari seluruh tim teknis perizinan yang telah dibentuk berdasarkan SK Bupati untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang bersyarat secara teknis maupun administrasi. “Saya berharap komitmen kita bersama demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat penerima izin,” harap Yani.

Kepala SKPD teknis yang turut hadir dalam rakor ini adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buramin Dannu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Tafsil Saleh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Arief R. Palallo, serta perwakilan dari Dinas P2KUKM, Dinas Perikanan, Dinas Perkimtan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

“Dari pemaparan masing-masing Tim Teknis SKPD terkait, dapat kita simpulkan bahwa yang bisa menghambat penerbitan izin, di antaranya adalah soal regulasi, kendala di lapangan serta kesadaran masyarakat dalam mengurus izin usahanya. Untuk itu, selaku unit teknis pelayanan perizinan, akan mencari solusi terbaik dari permasalahan yang ada. Semua ini kita lakukan demi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (*/Lukman)

[fbcomments]