Fakta Ini Untungkan Perseru Beruji Coba Lawan PSM

Editor : Aris Munandar
Gelandang PSM, M Rahmat merebut bola dari pemain Perseru Serui
Gelandang PSM, M Rahmat merebut bola dari pemain Perseru Serui

Online24, Makassar – Pelatih Perseru, Putu Gede merasa timnya sangat diuntungkan beruji coba melawan PSM. Meski kalah telak 0-3, Putu justru beruntung karena mendapat gambaran kekuatan tim Juku Eja.

Yah, PSM akan jadi lawan Perseru di Stadion Marora, Serui pada pekan kedua Liga 1 2018. Hal itu sesuai draft jadwal liga yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.

“Bagus buat Perseru karena merasakan atmosfir kompetisi, meski hasilnya belum memuaskan. Kita jadi tahu situasi kompetisi. Apalagi di matchday kedua kita akan melawan PSM,” kata Putu usai laga di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (10/3/2018) malam.

Setelah laga tadi malam, tim Cendrawasih Jingga akan kembali melakukan pemusatan latihan di Kota Batu Malang. Rencananya mereka kembali mengagendakan dua kali uji coba sebelum kick-off Liga 1.

Putu Gede sendiri baru direkrut manajemen Perseru. Ia baru menangani Boman Aime dkk pada dua laga uji coba. Namun demikian, ia sudah punya senjata khusus untuk menghadapi PSM di pekan kedua Liga 1 nanti.

“Saya sudah punya gambaran, banyak yang bisa saya pelajari dari laga tadi. Beberapa hari lalu saya sudah tahu gambaran kekuatan PSM sejak di Battle of Borneo. Ada satu yang saya simpan, saya tahu harus bagaimana,” jelas Putu Gede.

Hal ini turut diamini pelatih PSM, Robert Rene Alberts. Ia mearasa laga uji coba PSM melawan Perseru terdengar lucu karena tak berselang lama kedua tim kembali akan berjumpa di liga.

Karena hal ini pula, pelatih asal Belanda ini tak sepenuhnya mencoba semua strateginya yang disiapkan untuk kompetisi resmi. Robert melakukan rotasi agar permaianan tim Juku Eja tidak mudah dibaca lawan.

“Saya tadi mainkan pemain yang ingin saya tampilkan di skuat utama. Tapi gara-gara fakta kita akan melawan mereka di awal liga, saya melakukan rotasi agar mereka tidak dapat banyak clue soal permainan kita,” ungkap Robert.

Pada laga itu sendiri PSM tampil dominan dan berhasil menciptakan banyak peluang. Tiga gol kemenangan dicetak lewat brace Wiljan Pluim pada menit 13 dan 67 serta Rasyid Bakri pada menit 33.