Korban Pencurian di Pinrang Mengenaskan, Humas Polda : Tim Sudah Dikerahkan

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Gowa — Mengenaskan apa yang dialami Rasna setelah menjadi korban pencurian oleh OTK. Tanpa busana serta berlumuran darah di sekujur tubuhnya akibat tusukan senjata tajam.

Hal ini terjadi di Kampung Benteng Galung, Keluarahan Benteng Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang pada Senin (12/3/2018) sekira pukul 03.00 WITA, waktu yang tepat untuk pelaku kriminal melancarkan aksinya karena mengira korban tertidur lelap.

Sungguh sangat mengenaskan, pelaku yang berhasil menggasak 1 cincin kawin dan 1 tas berisi uang tunai serta surat-surat penting. Bukan hanya itu, pelaku sempat menyiksa dan menelanjangi korbannya saat meminta pertolongan.

Rasna yang nyaris tewas, beruntung diselamatkan oleh tetangganya, Subehan saat mendengar teriakan minta tolong sebanyak 2 kali dari kamarnya, yang juga bersebelahan dengan rumah korban.

Penasaran dengan teriakan itu, Subehan langsung keluar dari rumahnya sambil meminta warga setempat untuk memastikan teriakan yang sempat terdengar. Saat itu, warga kampung Benteng Galung yang ada di lokasi mendobrak pintu belakang guna mengetahui apa yang terjadi.

Setelah masyarakat berhasil masuk, ternyata mendapati Rasna dalam keadaan mengenaskan diikuti beberapa luka tusukan di kepala serta luka terbuka. Sontak warga setempat membawa ke Puskesmas Teppo untuk dilakukan pengobatan medis. Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Lasinrang Pinrang lalu dirujuk ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar karena pendarahan yang hebat.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut memberikan keterangan bahwa Penyidik Polsek Patampanua dan dibantu oleh Reskrim Polres Pinrang sudah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel dan INAFIS Polda Sulsel guna menangani kasus tersebut.

“Di TKP tidak ditemukan kerusakan pada pintu depan dan belakang ataupun jendela rumah korban, pintu kamar korban terbuka dan tidak ditemukan adanya kerusakan pada pintu kamar,” kata Kabid Humas Polda, Kombes Pol Dicky Sondani.

“Di TKP juga ditemukan barang bukti berupa pisau dapur dan palu, serta 1 unit laptop dan 3 unit Hp milik korban yang tidak dibawa tersangka,” ujarnya saat jumpa pers.

Sementara itu, tim dari Polda Sulsel yang dikerahkan kini berada di lokasi guna olah TKP.

“Tim dari Polda sudah dikerahkan, dari hasil olah TKP nanti maka Polda akan mendapatkan petunjuk terkait kasus tersebut,” pungkasnya.