Bupati Gowa Berharap Agar Tetap Menjaga Kelestarian Alam

Reporter :
Editor : Endhy

Online24, Gowa – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memimpin langsung reboisasi yang diselenggarakan oleh Kodim 1409 Gowa, Selasa (13/3/2018).

Dalam sambutannya, Adnan menyampaikan pemikiran liarnya. “Saya punya pemikiran yang liar. Saya mau lepas harimau di hutan,” ucapnya.

Menurutnya, kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga agar keindahan dinikmati generasi penerus. Berbagai pesan disampaikan oleh Bupati Gowa saat beri sambutan kegiatan reboisasi.

Bahkan Bupati Gowa pernah berpikir untuk meletakkan binatang buas didalam hutan agar para perambah hutan, penambang liar enggan untuk memasuki kawasan hutan. Hal ini dilontarkan kepada para hadirin.

“Supaya apa? Agar perambah takut untuk memasuki hutan. Tapi, itu pemikiran liar, jangan sampai terjadi. Kalau harimau betul-betul disimpan ditengah hutan dan masuk ke lingkungan warga setempat, bisa-bisa memakan korban,” ungkap Adnan yang disambut tawa serta tepuk tangan yang meriah hadirin reboisasi.

Dalam kesempatannya, saat diwawancarai Ia berharap agar kelestarian alam terus dijaga. Bukan hanya sekali melakukan penghijauan, namun terus melakukan kegiatan penanaman pohon.

“Kita, hari ini adalah orang – orang yang memikirkan masa depan, bahwa apa yang kita tanam hari ini, bukan untuk kepentingan saat ini, namun menjadi bekal untuk anak cucu kita pada 10 sampai 15 tahun yang akan datang,” tutur Adnan.

“Kalau pohon semakin sedikit, maka Oksigen dan air semakin sedikit pula, dan ini beresonansi untuk masa yang akan datang,” tambahnya disambut tepuk tangan.

Selain itu, Adnan juga menjelaskan bahwa sinergutas TNI, Polri serta elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sangat dibutuhkan.

“Katakan perang terhadap perambah hutan, terhadap penambang liar. Ini merupakan tanggung jawab bagi kita, Pemerintahan, TNI dan Polri dalam bertanggung jawab secara hukum guna menjaga alam,” tegasnya.