Rahman 75: Pendukung Doamu Mau Ciptakan Kesan Seolah Dizalimi

Editor : Muhammad Tohir

Online24, Sidrap – Politisi Partai Golkar, H Abdul Rahman menanggapi pernyataan sejumlah Pendukung DOAMU terkait isu penyerangan yang dituduhkan kepada dirinya.

Politisi yang akrab disapa H Rahman 75 itu mengatakan, isu itu hanya untuk menciptakan psikologi ketertindasan agar Paslon mereka dikasihani.

Di sisi lain, yang tertangkap melakukan fitnah dan ujaran kebencian justru pendukung mereka dari paslon DOAMU.

“Ini sudah berkali-kali dilakukan. Dan terbukti dari tim mereka yang menyebar fitnah dan ujaran kebencian di media sosial. Saya yakin, sebagian besar masyarakat tidak peduli. Itu menurut ilmu psikologi, gejala psikologi orang yang seperti ini adalah orang yang ingin dikasihani. Cenderung menciptakan psikologi ketertindasan agar orang lain kasihan,” ujarnya, Rabu (14/03/2018).

Menurutnya, sering mengeluh untuk mendapat empati dan rasa kasihan akan justru akan meninggalkan kesan tidak baik bagi calon mereka.

“Pemimpin yang sedikit-sedikit mengeluh dan menyampaikan keterancamannya, ini tidak baik. Apalagi mengeluh di media sosial,” katanya.

Ia juga menambahkan, isu ancaman itu digunakan seseorang hanya untuk menutupi kesalahannya dan memprovokasi.

“Mereka itu selalu saja mengumbar fitnah. Marilah kita membangun iklim demokrasi yang sehat. Mari berdemokrasi sehat, tidak ada fitnah. Jual program jangan jual fitnah,” tegas Rahman.