Kejati Kantongi Calon Tersangka Kasus Underpass Simpang Lima

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Kantor Kejati Sulselbar
Kantor Kejati Sulselbar

Online24, Makassar – Kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Underpass Simpang lima bandara mulai memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Sulsel, telah memgantongi nama calon tersangka dalam kasus tersebut.

Meski sudah memgantongi nama calon tersangka, namun pihak Kejati belum mau membeberkan identitas tersangka tersebut.

Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sulsel Siti Nurhidayah, tak menampik bila dalam perkara tersebut, pihaknya telah mengantongi beberapa nama yang dianggap berpotensi untuk dijadikan tersangka dalam kasus tersebut.

Namun ia mengatakkan, bila dalam waktu dekat ini akan segera merilis dan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan rilis dan menetapkan tersangkanya,” tegas Nurhidayah, Jumat (16/3/2018).

Ia menambahkan Penetapan tersangka tersebut akan dilakukan, setelah tim penyidik melakukan gelar perkara (ekspos) secara internal.

Sekedar diketahui, pembebasan lahan pada proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Kementrian Pekerjaan Umum. Melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM), sebesar Rp10 miliar.

Dimana pada perjalananya, pemerintah kota (Pemkot) Makassar diminta oleh BJMM untuk menyediakan lahan yang akan digunakan pada proyek tersebut. Selain itu Pemkot juga diminta untuk membuat daftar nominatif (inventarisasi lahan) yang akan digunakan untuk pembebasan lahan proyek Underpass.

Kemudian didalam perjalanan, ditemukan adannya indikasi salah bayar Rp 3 miliar dalam proyek pembebasan lahan tersebut.