Pendiri WhatsApp Serukan Hapus Facebook

Editor : Aris Munandar
screenshoot kicauan Pendiri WhatsApp Brian Acton
screenshoot kicauan Pendiri WhatsApp Brian Acton

Online24, Makassar –  Facebook terus diterpa isu tak sedap. Saat sedang terseret kasus penyalahgunaan data 50 juta penggunanya, kini jejaring sosial ini harus menghadapi seruan untuk menghapus Facebook yang diserukan oleh pendiri WhatsApp.

Dilaporkan Engadget, Rabu (22/3/2018), pendiri WhatsApp Brian Acton yang telah meninggalkan perusahaan itu tahun lalu, mencuitkan Tweet untuk menghapus Facebook.

“Sudah waktunya. #deletefacebook,” tulis @brianacton.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2014 Facebook mengakuisisi WhatsApp sekitar USD 22 miliar. Dan kini WhatsApp semakin berkembang menjadi platform aplikasi perpesanan.

Terlepas itu, menghadapi kasus ini, pejabat pemerintah di Amerika dan Eropa menuntut penjelasan dari Facebook.

Uni Eropa ingin menginvestigasi Facebook karena melanggar privasi warga mereka. Sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, hingga saat ini belum memberikan respons.

Masih belum jelas apa yang mendasari Acton mengunggah cuitan tersebut. Padahal seperti diketahui, Facebook adalah perusahaan yang membeli WhatsApp. Yang jelas, Acton pun diketahui sudah meninggalkan WhatsApp.

Berbeda dengan Koum yang masih setia di sana, dan lebih memilih untuk melakukan investasi sebesar USD 50 juta kepada Signal yang merupakan sebuah platform private messenger independen.

Hal ini tentu semakin menambah derita krisis Facebook setelah jejaring sosial ini tertimpa isu mengenai penyalahgunaan data. Sebelumnya diberitakan, penyalahgunaan data Facebook ini dilakukan oleh Cambridge Analytica yang bertujuan memenangkan kampanye Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Ini bukan pertama kalinya seruan untuk menghapus Facebook menyeruak. Sebelumnya, sejumlah mantan bos Facebook juga sempat menggaungkan ajakan untuk meninggalkan jejaring sosial tersebut.