Pjs Wali Kota Palopo : Jangan Terlibat Gratifikasi

Editor : Asri Muhammad

Online24, Palopo –  Berkaca pada sejumlah kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi pada sejumlah daerah di tanah air, membuat Pjs Wali Kota Palopo, Andi Arwien Asiz, S.STP mewantiu-wanti jajarannya agar tidak terlibat pada praktet gratifikasi. Hal itu ditekankan saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrenbang tingkat Kota Palopo di gedung Saodenrae Convention Centre (SCC, rabu(21/3/2018). Dirinya mengingatkan bahwa loby untuk mendapatkan proyek atau pendanaan tidak mesti dilakukan dengan cara yang justru melanggar peraturan perundangan dan hukum yang berlaku. “ Silakan koordinasi dengan OPD provinsi dan instansi pemerintah pusat dengan konsekuensi harus ada hasil yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan di daerah, namun untuk meyakinkan pemerintah provinsi maupun pusat agar dilakukan dengan pendekatan humanis, bukan yang disertai iming-iming yang dapat merusak diri kita, hindari itu ! “ tandasnya.

Selain itu, kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Selatan ini juga menghimbau agar pelaksanaan program pembangunan bagi masyarakat tidak diskriminatif. Dirinya menghimbau agar semua masyarakat dapat dilayani dengan baik tanpa memandang status mereka. “ Jangan ada prinsip like and dislike “ urainya seraya berharap agar semua jajaran Pemkot Palopo mampu menjaga integritas demi terwujudnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Palopo. Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Palopo melakukan soft launching gerakan shalat subuh berjamaah dimasing-masing kelurahan dan kecamatan.