Ambil KPR Sekarang Mumpung Jelang Pemilu, Ini Alasannya

Editor : Muh. Idris

Online24,Jakarta – Jelang pemilihan kepala daerah, biasanya permintaan kredit rumah menurun atau bahkan melemah. Untuk itu dimoment seperti ini biasanya pihak Bank sangat agresif menawarkan produk-produk KPR.

Olehnya itu, perencana keuangan Eko Endarto menjelaskan saat suku bunga acuan rendah adalah saat yang tepat untuk calon pembeli rumah menggunakan skema KPR.

“Sebenarnya ambil KPR itu sekarang tepat, saat bunga acuan BI rendah. Apalagi sekarang AS dan China menaikkan suku bunga, ke depan pasti akan naik bunganya. BI kan sudah bilang kalau ruang penurunan tidak ada lagi,” kata Eko.

Menurutnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI 7 Days Reverse Repo Rate saat ini berada di posisi 4,25%. Suku bunga acuan BI menjadi patokan bank untuk memberikan bunga baik simpanan maupun kredit, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR).

Dia menjelaskan, selain suku bunga acuan yang rendah. Tahun Pemilu pun bisa menjadi saat yang tepat, seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya. bank memberikan promosi-promosi seperti potongan harga hingga hadiah untuk menarik minat calon pembeli.

“Ini bisa dimanfaatkan oleh calon pembeli rumah, tapi selain bunga murah pembeli juga harus memperhatikan biaya-biaya yang akan muncul dalam proses pengambilan kredit itu,” imbuh dia.

Eko menjelaskan, memang ada beberapa bank yang sudah memasang suku bunga KPR di kisaran 8% atau lebih. Menurut dia, ini adalah sebagai langkah antisipasi bank jika terjadi kenaikan suku bunga acuan BI.