Restoran Ini Kena Denda Karena Pengunjungnya Berjoget Dengar Live Musik

Editor : Muh. Idris

Online24,California – Rumah makan atau pun kafe pastinya akan terasa asik jika ada live musiknya. Akan tetapi perlu rada waspada juga. Jangan sampai seperti kejadian berikut.

Di Kalifornia, sebuah restoran dikenai hukuman akibat suatu tindakan yang sepele bahkan tambah parahnya dikenai denda yang sebenarnya bukan karena kesalahan apa-apa.

Itulah yang sedang dirasakan oleh sebuah restoran yang berlokasi di Encinitas, California bernama Mr. Peabody’s Bar and Grill. Sebagaimana dikutip Foxnews, Kamis (29/3/2018).

menurut laporan WPCO, disebutkan restoran Mr. Peabody’s Bar and Grill dikenai hukuman denda sebesar USD3000 atau sekira Rp41,2 juta oleh Alcohol Beverage Control karena terdapat pengunjung restoran yang kedapatan sedang berdansa mendengar alunan musik direstoran tersebut.

Hukuman dan denda itu ditujukan terhadap Mr. Peabody’s Bar and Grill ini menjadi headline di beberapa media setelah sang pemilik Mr. Peabody’s Bar and Grill, Brie Cardosa membuat sebuah petisi online sebagai gerakan protes terhadap hukuman yang diperolehnya.

“Kami mendapatkan masalah karena pengunjung berdansa menari di sini. Kami tidak sadar bahwa kami melakukan suatu tindakan yang salah,” ungkap Brie.

Lebih lanjut Brie menyebutkan bahwa selama ini restoran miliknya tersebut telah menyajikan pentas live music dalam kurun waktu yang cukup lama, tepatnya sudah lebih dari satu dekade, dan Brie mengklaim bahwa Mr. Peabody’s Bar and Grill selama ini tidak pernah ada masalah soal hukum apapun.

Sementara itu menurut laporan San Diego Reader, disebutkan bahwa denda itu diberlakukan karena tingkat keluhan atas restoran dan bar di pusat kota Highway 101 telah meningkat.

Anggota Dewan Tony Kranz mengatakan kepada WPCO bahwa aturan tidak boleh menari ini berasal dari hukum Encinitas yang dibuat pada 1986 silam, di mana ada larangan menari di waktu malam hari, yang mana peraturan ini diyakini oleh Tony dibuat para pendahulunya sebagai upaya untuk mencegah pembangunan klub dansa di kota dan juga mencegah perilaku cabul di tempat-tempat yang menyediakan alkohol.