Putusan Sidang PKPU, Abu Torus Wajib Kembalikan Uang Atau Berangkatkan Jemaah

Reporter :
Editor : Andhika Bd

Online24, Makassar – Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Makassar mengabulkan gugatan 9 agen terhadap Abu Tours. Sembilan orang agen yang mengaku mewakili 1.282 jemaah tersebut menggugat secara niaga pemilik Abu Tours, Hamzah Mamba.

Sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) digelar di ruang sidang utama, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (5/4/2018). Dalam putusan majelis hakim, gugatan yang dilayangkan oleh agen diterima oleh majelis hakim.

Majelis hakim mewajibkan pihak termohon dalam hal ini CEO Abu Tours, Hamzah Mamb dan istrinya Nursyariah Mansur untuk mengembalikan uang jemaah atau memberangkatkan jemaah.

Pengacara yang mewakili agen, Ridwan Bakar, mengaku sangat mengapresiasi putusan majelis hakim.

“Kami sangat apresiasi, pengadilan niaga mengabulkan seluruh permohonan yang diajukan oleh pemohon. Dan majelis hakim menetapkan PT Abu Tours dalam masa PKPU,” ujarnya usai sidang putusan.

Ridwan Abu Bakar mengatakan pihak Abu Tours mempunyai waktu 45 hari untuk segera mengembalikan uang atau memberangkatkan jemaah.

“Akan ditunjuk satu orang pengurus, dan nanti setelah putusan ini, kreditur dimanapun dan siapapun silahkan daftarkan tagihan. Khusus debitur dia wajib ajukan proposal perdamaian. Dalam proposal tersebut nanti akan ditawarkab seperti apa mekanisme yang diambil debitur, “ujarnya.

Jika pihak Abu Tours tidak bisa mencapai kesepakatan setelah massa 45 hari, maka bisa dilakukan perpanjangan.

“Untuk sementara 45 hari, kalau tidak tercapai kesepakatan bisa diperpanjang, karn dalam PKPU ada waktu tambahan, karena massa waktu 270 hari. Jika kreditur atau jika Mamza mamba bersama istrinya tidak dapat menyelesaikan maka konsekuensinya Abu Tours akan di pailit kan,” imbuhnya.

“Namun kita tidak berharap tidak sampai disitu(pailit), makanya kita ambil langkah hukum untuk memberikan kesempatan kepada Abu tour supaya ada kepastian. Kan selama ini tidak ada kepastian, hari inilah agen dan jamaah mengajukan dan mendapatkan putusan seluruhnya, “pungkasnya.

Ridwan menjelaskan bahwa tagihan yang harus dilunasi oleh pihak Abu tours mencapai hampir Rp 30 miliar.

“Tagihan Rp 18 miliar tetapi kalau uang yang disetor 9 agen, termasuk hutang 1 vendor, totalnya Rp 29 miliar lebih,”jelasnya.

Selain menghadapi sidang pidana Hamzah Mamba juga menghadapi kasus dugaan TPPH. Hamzah Mana a sendiri saat ini tengah ditahan oleh pihak penyidik Polda Sulsel. Ia ditetapkan tersangka dalam kasus tindak pidana penipuan, penggelapan dan pencucian uang terkait penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Hamzah dijerat dengan pasal 45 TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, denda Rp10 miliar.

Kasus menimbulkan kerugian uang jamaah sebesar Rp1,8 triliun. Dari jumlah jamaah sebanyak 86.720 orang, yang tersebar di 15 kota di Indonesia.

[fbcomments]