Tidak Direspon Dewan, Pendukung DIAmi Ancam Akan Duduki DPRD Kota Makassar

Reporter :
Editor : Andhika Bd

Online24, Makassar – Pendukung pasangan calon Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Muyasari Paramastuti (DIAmi) berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (5/4/2018).

Unjuk rasa ini adalah bentuk kekecewaan terhadap 13 anggota dewan yang telah melakukan pelanggaran konstitusi.

13 Anggota dewan itu dituding melakukan pelanggaran berupa penggunaan fasilitas negara sebagai alat kampanye yang dapat diberikan sanksi hukum pasal 187 ayat 3 pidana maksimal 6 bulan. Hal itu berdasarkan pasal 69 huruf H UU pemilihan no 10 tahun 2016.

Dari 13 anggota dewan yang melakukan pelanggaran tersebut, tidak satupun hadir untuk memberikan pernyataan kepada massa aksi.

Akibat hal itu, aksi yang dipimpin Jendral Lapangan Lukman Sulaiman ini mengancam dalam kurung waktu 3X24 jam maka massa aksi akan lebih banyak dari yang turun saat ini.

“13 anggota dewan yang bersangkutan tidak satupun yang hadir disini, semuanya pengecut. Apabila aksi kami ini tidak direspon, kami janji akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak lagi,” tegas Lukman.

Dalam aksi ini sendiri tidak kurang dari 28 komunitas pendukung DIAmi yang turut hadir untuk menyuarakan aspirasinya.

“Kami bersama masyarakat sangat kecewa dengan 13 anggota dewan ini, Panwaslu Makassar bersama Gakkumdu harus segera memproses kembali kasus ini. Juga pihak BK DPRD Makassar untuk memproses kasus penggunaan fasilitas negara ini,” tegasnya.