Agar Pelaporan Baik, BKD dan Disdikbud Sidrap Gelar Sosialisasi Pertanggung Jawaban Dana BOS

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Sidrap- Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) bekerjasama Dinas Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap menggelar sosialisasi pertanggung jawaban dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). kegiatan ini digelar di aula Kompleks Satuan Kerja Perangkat Daerah di jalan harapan baru Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Sidrap. Kamis (05/04/2018).

Kegiatan ini di hadiri Kepala Bidang Anggaran BPKD, Rahmat Kartolo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Syahrul Syam dan Kepala Sekolah dan Operator Sekolah SD dan SMP Se Kabupaten Sidrap.

Kepala Bidang Anggaran BPKD, Rahmat Kartolo, mengatakan BPKD terus melakukan pendampingan terkait pengucuran Dana Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun 2018.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu di benahi di RKAS seperti nomor rekening serta akun akun belanja yang perlu di perbaiki sesuai dengan aturan yang ada.

“Dengan adanya sosialisasi diharapkan para guru bisa mengelola laporan keuangan sekolah baik dari segi penganggaran dan pelaporan agar sesuai dengan mekanisme yang ada sehingga semua bisa berjalan dengan baik.”Ujarnya.

Dalam sosialisasi ini juga di sampaika terkait penganggaran sehingga RKAS dapat disusun dengan anggaran belanja, karena RKAS yang di gunakan saat ini belum sesuai kaedah aturan penyusunan anggaran sesuai dengan aturan permendagri terkait penyusunan RKAS di sekolah tingkat SD dan SMP.

“kami Juga sampaikan tentang bagaimana Surat Perintah Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP3B) untuk di sajikan, agar nantinya ketika mendapat pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat dapat di sajikan dengan baik,”Tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurkanaah mengatakan Dana Bos adalah program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah pertama, dimana di prioritaskan untuk biaya operasional sekolah non personal.

“kegiatan ini merupakan sosialisasi pertanggungjawaban dana Bos berdasarkan aturan anggaran kinerja yang mana di fokuskan untuk penyempurnaan rencana anggaran sekolah ia pun berharap target pelaporan akuntabel, transparan sesuai petunjuk teknis keuangan bisa terlaksana,” Tandasnya.