Patut Dicontoh Sejak 2011 Siswa SMK YPLP PGRI 1 Makassar, Sumbangkan Seragam Usai Ujian Nasional

Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar — Sejak tahun 2011 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YPLP PGRI 1 Makassar dikenal sebagai sekolah yang tidak ingin ikut-ikutan mencoret baju sergam mereka selepas Ujian Nasional (UN).

Sebagaimana pantauan Online24jam, Usai melaksanakan ujian nasional (UN), siswa siswi sekolah yang terletak di Jalan Dg. Tata ini mengumpulkan bajunya di tiang bendera disaksikan oleh para guru dan Kepala sekolah, Kamis (5/4/2018).

Disbanding sekolah lain biasanya merayakan akhir ujian mereka dengan aksi corat-coret baju seragam sekolah hingga melakukan konvoi. namun, tapi tidak berlaku bagi siswa siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) YPLP PGRI 1 Hartaco, kecamatam tamalate, kota Makassar.

Seperti biasa mereka berkumpul di halaman sekolah, seluruh siswa siswi peserta ujian nasional sangat antusias mengumpulkan seragam sekolahnya di bawa tiang bendera. Ini bukanlah aksi yang pertama kalinya di gelar.

” Sejak tahun 2011, inisiatif siswa dan siswi untuk mengumpulkan baju seragam mereka, yang nantinya akan diberikan bagi yang membutuhkan,” Kata Satturuddin kepala sekolah SMK YPLP PGRI 1 makassar.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun bagi anak didiknya usai melaksanakan ujian nasional dengan mengumpulkan baju sergam sekolah mereka. Yang mana dulunya diprakarsai oleh para alumni.

” Selaku kepala sekolah saya sangat apresiasi kegiatan ini, sepantasnyalah ini menjadi contoh untuk sekolah lain agar mengumpulkan baju seragamnya, dan bukan untuk di coret-coret, ” Tuturnya.

Setelah mengumpulkan seragam mereka, para siswa pun berbaris dan melakukan sungkeman kepada seluruh guru hingga staf dan bersalam-salaman dengan para siswa.