PSM Terlalu Percaya Diri Jamu Persela

Editor : Aris Munandar
Para pemain PSM tertunduk lesu usai takluk atas tamunya, Persela Lamongan
Para pemain PSM tertunduk lesu usai takluk atas tamunya, Persela Lamongan

Online24, Makassar – Kekalahan PSM atas Persela dengan skor 2-3 cukup mengejutkan. Pasalnya, sebelum laga, punggawa Juku Eja diyakini bakal menang karena punya motivasi berlipat untuk melanjutkan dua kemenangan beruntun di awal Liga 1 2018.

Sementara kondisi sebaliknya dialami tim lawan. Persela datang dengan catatan hasil sekali imbang dan sekali kalah. Bahkan pelatih Persela, Aji Santoso merendah dan hanya menargetkan hasil imbang kontra PSM.

Namun, tingginya rasa percaya diri PSM jelang menjamu Persela justru jadi bomerang. Hal ini diungkapkan pelatih Persela, Aji Santoso dan turut diamini pelatih PSM, Robert Rene Alberts.

“Kalau kualitas PSM mungkin di atas kami. Tapi mungkin PSM terlalu percaya diri. Ini mungkin yah, saya juga tidak suka mengomentari kelemahan tim lawan. Saya lebih suka memuji permainan tim saya,” ungkap Aji usai laga di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (6/4/2018) malam.

Saking girangnya, kemenangan ini disebut Aji jadi kado terindah di ulang tahunnya yang bertepatan dengan laga itu. Pelatih kelahiran Malang itu kini genap berusia 48 tahun.

“Pertandingan yang cukup melelahkan bagi pemain. Ini merupakan kado ulang tahun terindah buat saya. Kita tahu PSM cukup kuat, main di sini cukup angker. Tapi alhamdulillah berkat kerja keras semua pemain, kita bisa menang,” ucapnya.

Terkait hal ini, Robert tak memungkiri jika memang pemainnya bermain terlalu percaya diri. Ia mengakui kekalahannya akibat dua serangan balik Persela gagal diantisipasi pemain bertahannya dan performa buruk Rivky.

“Bisa saja ini menjadi faktor kekalahan kita. Tapi kita tahu persiapan kita, berusaha melihat seperti apa yang akan kita hadapi. Tapi mereka mendapat keuntungan di sini, satu serangan balik mereka langsung berbuah gol,” ucapnya.

“Saya bisa sebut (percaya diri), bisa saja rasa itu ada. Tapi tidak terlalu banyak,” akunya.

PSM sebenarnya memulai babak pertama dengan cukup meyakinkan. Namun, satu serangan balik Persela yang dituntaskan Loris Arnaud pada menit 8 langsung berbuah gol dan merubah ritme pertandingan.

Assis kembali menjadi kreator gol kedua Laskar Joko Tingkir yang diceploskan Shohei Matsunaga. Lagi-lagi dari serangan balik tang gagal diantisipasi Steven Paulle cs.

PSM sempat memperkecil skor lewat tendangan bebas Marc Klok sebelum turun minum. Namun, Shohei lalu mencetak brace lewat sepakan bebas yang gagal diantisipasi Rivky untuk membawa Persela kembali menjauh 3-1.

Gol Zulham Zamrun di menit 77 tak mampu menyelamatkan PSM dari kekalahan 2-3 atas Laskar Joko Tingkir. Kekalahan ini memutus dua kemenangan beruntun tim Juku Eja di Liga 1.