Pendukung DIAmi Desak BK DPRD Kota Makassar Serahkan Tembusan Hasil Rapat 13 Legislator ke Gakumdu

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24,Makassar– Sekretariat DPRD Kota Makassar telah dua kali dikepung oleh pendukung Danny Pomanto-Indira Mulyasari.

Kepungan pertama dan kedua terjadi pada tanggal 5 dan 9 April 2018.

Pendukung dengan tagline DIAmi ini merasa 13 Anggota DPRD Kota Makassar telah melakukan pelanggaran dengan memanfaatkan fasilitas negara untuk mengkampanyekan pasangan nomor urut satu.

Menanggapi hal tersebut, salah satu Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Makassar, Iqbal Djalil mengakui bahwa perbuatan 13 legislator yang menggunakan fasilitas negara, dalam hal ini gedung DPRD Makassar mengkampanyekan salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar adalah perbuatan salah.

“bahwa pihaknya telah melakukan dua kali rapat dan merekomendasikan ke pimpinan DPRD Kota Makassar. Hasilnya 13 legislator diminta untuk tidak lagi mengulang perbuatannya,” tuturnya, Selasa (10/4/2018).

Menurut ije, perbuatan itu adalah sebuah keikhlafan. “Khilaf itu artinya salah. Khilaf itu juga adalah sebuah kesalahan,” tegasnya.

Perwakilan massa pendukung DIAmi, Nasran Mone meminta rekomendasi hasil rapat untuk ditembuskan ke Gabungan Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu).

“Kalau bisa perlihatkan ke kami. Atau minimal tembuskan ke Gakumdu. Karena proses di Gakumdu macet karena menunggu rekomendasi BK,” tegas Nasran Mone yang juga adalah eks legislator.

Dia menjelaskan, tidak ada aturan yang melarang rekomendasi hasil rapat itu disampaikan ke publik, apalagi jika ditembuskan ke Gakumdu secara tersurat.