Alat Vital Mahasiswi UIN yang Tewas Usai Aborsi Robek, Ini Kata Biddokes Polda Sulsel

Reporter :
Editor : Aris Munandar
RR, mahasiswa UIN yang tewas usai aborsi ke dukun beranak.
RR, mahasiswa UIN yang tewas usai aborsi ke dukun beranak.

Online24, Makassar – Tim Biddodeks Polda Sulsel telah melakukan autopsi terhadap jenazah mahasiswi UIN Alauddin Makassar inisal RR (21) yang tewas usai aborsi pada Rabu (11/4/2018) kemarin.

Paur Doksik Biddokes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain yang dikonfirmasi pada Jumat (13/4/2018) mengatakan bahwa tim forensik menemukan ada bekas cairan dan luka robekan didalam alat vital (kemaluan) korban.

“Diduga kuat janin dikeluarkan secara paksa yang janinnya telah berbentuk, usia diperkirakan kurang lebih 4-5 bulan,” ungkap Paur Doksik Biddodeks Polda Sulsel, AKP Sulkarnain.

Baca Juga:
Mahasiswi UIN Alauddin Tewas Usai Aborsi ke Dukun Beranak
Polisi Ringkus Dukun Beranak Tempat Aborsi Mahasiswi UIN yang Tewas, Ini Identitasnya

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil autopsi akan dilakukan penelitian lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Sulsel.

“Untuk visium hari Senin (16/4/2018) Insya Allah sudah keluar. Saat ini ada pemeriksaan cairan Toksikologi dan Patologi Anatomi di laboratorium,” ujarnya.

Sementara itu, kasus aborsi yang melibatkan kekasih perempuan tersebut, ANS (21) dan dukun beranak berinisial HLJ (55) menurut Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta sudah ditahan dalam tahap penyidikan.

“Tersangka sudah ditahan, sementara masih tahap penyidikan. Berkas lanjut, perkara di sidik untuk diajukan ke kejaksaan,” singkat Gany Alamsyah.