Dua Bulan Lebih DPO, Tersangka Kasus Korupsi DKP Diringkus Polisi

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Takalar – Kasubag Keuangan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Takalar, Nadir Rahman yang berstatus DPO, akhirnya berhasil diamankan. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta, Senin (16/4/2018).

Ia menjelaskan bahwa pada hari Jumat (13/4/2018) lalu, sekira pukul 09.30 WITA anggota melakukan pengembangan atas keberadaan tersangka di area pelabuhan jalan Pateten 1, Kelurahan Pateten, Kecamatan Aerambaga, Kota Bitung Sulawesi Utara.

“Sekira pukul 12.00 WITA, Polres Takalar yang diback-up anggota Polres Bitung menyebar ke tiap-tiap Mesjid di sekitar pelabuhan, jalan Pateten 1 guna memantau keberadaan tersangka DPO pada waktu sedang shalat Jumat,” Ungkap Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah.

Lebih lanjut, Kapolres Takalar menyebutkan bahwa tersangka ditemukan diteras mesjid. Saat itulah, anggota mengamankan tersangaka menuju Polres Bitung untuk dititip sehari sebelum keberangkatan dari Manado tujuan Makassar.

“Berhubung jadwal keberangkatan pesawat untuk penerbangan dari Manado tujuan Makassar pada Sabtu (14/4/2018). Maka dilakukan penitipan kepada piket Reskrim Polres Bitung,” tandasnya.

Setibanya di Takalar pada Sabtu malam, tersangka pun ditahan di rutan Mapolres Takalar untuk melengkapi penyelidikan sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri Takalar.

“DPO Tipikor Dinas Perikanan Takalar sudah ditahap dua, hari ini kita serahkan pada Kejaksaan Negeri Takalar setelah buron selama dua bulan dan tercium petugas tipikor Takalar bahwa DPO tersebut berada di Kabupaten Bitung,” ujar Gany melalui pesan WhatAspp.

“Selanjutnya ditangkap di Bitung dengan bantuan personel Polres Bitung. Dan hari ini kita langsung limpahkan kasusnya ke Kejaksaan,” tambahnya.

Sekedar diketahui, setelah menempuh serangkaian pemeriksaan dan penyilidikan atas kasus dugaan penyelewengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Takalar, tim penyidik tindak pidana korupsi Polres Takalar akhirnya resmi menetapkan tiga tersangka atas kasus tersebut.

Tiga orang yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka adalah Kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) H Asbar Tarang, Kasubag keuangan Nadir Rahman, dan bendahara DKP Syafriani.

Namun, Nadir Rahman melarikan diri saat H Asbar Tarang dan Safriani sudah ditahan dilapas kelas IIb Takalar. Sehingga surat DPO untuk Nadir resmi diterbitkan pada Selasa, (20/3/2018) lalu.