Ditinggal Terbang, Calon Penumpang Protes Pelayanan Garuda

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Dua orang calon penumpang maskapai Garuda bernama Umar dan Anwar, kecewa atas pelayanan Maskapai penerbagan terbesar di Indonesia itu.

Pasalnya, keduanya ditinggal terbang secara sepihak di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Anwar dan Umar harusnya ikut pesawat dengan nomor penerbangan GA 368 tujuan Surabaya, terbang melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, pada pukul 05.50 WITa.

Menurut calon penumpang Anwar, dirinya ditinggal terbang karena tidak adanya koordinasi antara customer service Garuda dengan pihak Informasi di Lantai dua.

“Saya sebelum jam 05.00 Subuh ada di Bandara ini, saya pergi Shalat subuh dengan teman saya lalu ditinggal terbang. Saya tidak dihubungi oleh pihak customer service Garuda padahal no telpon saya ada dicantunkan saat membeli tiket harusnya dia hubungi saya di nomor itu,” kata Anwar, Selasa, (17/04/2018).

Sementara itu, pihak customer service Garuda dalam penjelasnya mengaku sempat mengubungi penumpang tersebut, melalui nomor yang memesankan tiket.

“Yang dia hubungin no teman saya yang pesankan tiket yang pertama, Itu sudah hangus, harusnya saya berangkat kemarin. Kemudian saya beli tiket baru, no saya sudah saya kasi tapi tidak dihubungi pada hal saya ada di Ruang tunggu,” ucap Anwar.

Selain itu, SDM bagian operator di lantai 2 dinilai tidak profesional dalam melakukam pelayanan Tidak hanya Anwar dengan rekannya, beberapa calon penumpang juga mengalami hal yang sama.

“SDM-nya tidak profesional khususnya atas nama Jumiati. Penjelasan Jumiati sebagai operator di lantai 2 sangat berbelit,” tambahnya.

Atas kejadian ini Anwar mengaku sangat dirugikan oleh pihak Garuda.

“Kami sangat rugi waktu, tenaga dan biaya. Pagi ini saya ada pertemuan di Surabaya,” keluhnya.

Menurut Anwar, sebagai perusahaan BUMN dan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, mestinya Garuda Indonesia memberikan sistem pelayanan yang baik.