Diduga Dihamili Komisioner KPU, Ini Tanggapan Aktivis Perempuan

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Gowa – Oknum Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa yang berinisial SY (37) kembali dikecam oleh Aktivis Perempuan Sulsel, Ida Rustam.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, SY meninggalkan pacarnya, HD (32) yang diduga tengah mengandung janin hasil perbuatan SY. Kehamilan HD pun menyita perhatian Aktivis Perempuan Sulawesi Selatan. Pandanganya selaku Aktivis Perempuan, menilai kasus yang dialami HD merupakan kekerasan terhadap perempuan yang harusnya mendapatkan pendampingan hukum.

“HD mengalami kekerasan dalam pacaran, walupun hubungan mereka dilandasi suka sama suka, walau demikian, SY telah melakukan kekerasan seksual dengan melakukan hubungan intim hingga HD hamil,” ujar Ida Rustam yang dikonfirmasi melalaui WhasApp, Selasa (17/4/2018).

Aktivis ini menyarankan agar HD mendapat pendampingan hukum, agar lebih memahami hak-haknya, juga mendapat solusi dari kasus yang dialaminya.

“HD dalam pengakuannya, mengalami penipuan dalam hal piutang yang dilakukan oleh SY. Ia juga mengakui pernah mengalami intimidasi saat menandatangani surat sengketa hutang-piutang tertanggal 23 Oktober 2017,” tutur Ida.

“Jika benar, SY sebaiknya bertangung jawab terhadap perbuatannya baik kekerasan seksual yang lakukan terhadap Perempuan HD, maupun tindakan hukum lainnya,” tegasnya.

Ia berharap kepada pihak kepolisian untuk melihat perspektif korban, sehingga keadilan bisa didapatkan kepada HD selaku korban.

Sebelumnya, SY yang berhasil ditemui di ruangannya mengaku hanya mengenal sosok perempuan HD. Namun, Ia menganggap kabar kehamilan perempuan tersebut hanyalah upaya untuk menghidari sengketa utang-piutang yang pernah ditandatangani HD