Diduga Bermasalah, Proyek RSUD Haji Dilaporkan ke Kejati

Reporter :
Editor : Endhy
Kasipenkum Kejati, Salahuddin
Kasipenkum Kejati, Salahuddin

Online24, Makassar – LSM Perak telah resmi melaporkan proyek pembangunan dua gedung Rumah Sakit (RS) Haji ke Kejati Sulsel. Proyek senilai Rp 13 miliar tersebut diduga bermasalah tersebut, pada pembangunan  Gedung Farmasi dan Pembangunan Gedung Poli.

Ketua Lembaga PERAK, Adiarsa, meminta agar Kejati sesegera mungkin memanggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar, untuk dilakukan pemeriksaan.

Adiarsa menjelaskan  toilet di gedung Poli mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 mengalami gagal perencanaan kerja dari awal karena air pembuangan merembes ke lantai bawah dan mempengaruhi kondisi lantai secara keseluruhan.

“Sekarang ada aktivitas pekerjaan yang berlangsung di dua gedung tersebut. Dimana kami anggap ada upaya untuk menutupi kesalahan hasil kerja kontraktor sebelumnya. Untuk itu kami meminta kejati segera memeriksa pihak yang bertanggungjawab. Termasuk direkturnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah menemukan bahwa  tegel di lantai 1,2 dan 3 terjadi perbedaan ukuran.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar tadi ada laporan masuk di Kejati Sulsel. Laporan tertulis itu dilayangkan dari Lembaga PERAK. Tapi mengenai laporan itu, tentu kita akan pelajari dahulu,” ujar Salahuddin saat dihubungi via telfon seluler, Selasa(17/4/2018).