Empat Kota di Belanda Ini Sematkan Nama R. A Kartini Sebagai Nama Jalan

Editor : M N Ubay
Salah satu jalan R.A Kartini di Belanda. Sumber foto Internet
Salah satu jalan R.A Kartini di Belanda. Sumber foto Internet

Online24, Makassar – Hari ini, tepatnya tanggal 21 April selalu diperingati sebagai hari Kartini. Hari dimana kita mengenang sosok R. A Kartini yang telah memperjuangkan emansipasi wanita.

Peringatan hari Kartini selalu dilakukan dengan meriah di Indonesia. Diberbagai daerah sering diadakan perlombaan untuk memeriahkan hari Kartini. Sosok Kartini begitu populer dan menginsprirasi dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya dikalangan perempuan.

Ternyata apresiasi terhadap sosok tokoh emansipasi ini tak hanya diberikan oleh masyarakat Indonesia. Tapi juga oleh negara Belanda.

Hal ini terbukti dari nama R. A Kartini yang dijadikan nama jalan di empat kota di Belanda. Empat kota tersebut adalah :

R.A Kartinistraat di Venlo

Di Venlo, Belanda Selatan, RA Kartinistraat berbentuk ‘O’. Disekitar wilayah ini juga terdapat nama-nama jalan tokoh wanita seperti Anne Frank dan Mathilde Wibaut.

R.A Kartini Strata Amsterdam

Amsterdam, ibukota Belanda, juga mengabadikan nama Kartini menjadi nama jalan. Di Wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, Jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Di sekitarnya juga terdapat nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah seperti Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.

R.A Kartinistraat Utrecht

Jalan RA Kartini terletak di kawasan tenang dengan perumahan apik dan kebanyakan dihuni kalangan menengah. Jalan utama ini berbentuk ‘U’. Bahkan di jalan ini ukurannya lebih besar dibanding jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Chez Geuvara, Agostinho Neto.

R.A Kartinistraat Haarlem

Jalan R.A Kartinistraat juga ada di Harlem. Tak hanya Kartini, di jalan ini juga terdapat nama pahlawan Indonesia yang namanya disematkan menjadi nama jalan. Jalan Mohammed Hatta, Jalan Sutan Sjahrir dan langsung tembus ke Jalan Chris Soumokil, presiden kedua Republik Maluku Selatan (RMS). Di Belanda, tanggal 21 April tidak ubahnya dengan hari-hari lainnya.

R. A Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Kota Jepara, Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Ia dikenal dengan sosok yang gigih memperjuangkan emansipasi wanita dan menuntut kesetaraan pendidikan antara laki-laki dan perempuan.